Kecamatan di Tanjungpinang Mesti Dimekarkan

0
101
Ketua Stisipol RH Endri Sanopaka (kanan) sedang berbincang dengan rekannya. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Wilayah kecamatan di Tanjungpinang dari empat mesti dimekarkan menjadi enam kecamatan. Begitu juga dengan kelurahan yang saat ini ada 18 kelurahan, idealnya dijadikan 31 kelurahan. rencana itu mendapat tanggapan beragam di tengah masyarakat.

Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka menilai Kota Tanjungpinang sudah selayaknya untuk dilakukan pemekaran kecamatan. Tapi, sambung dia perlu dilakukan kajian yang matang terlebih dahulu sebelum mewujudkan rencana itu.

Kemudian, ketentuan tata cara pemekaran wilayah yang ditentukan oleh pemerintah pusat. Tanjungpinang sejak terbentuk sebagai Kota otonom hanya didukung oleh empat Kecamatan saja.

Kini, perkembangan wilayah sudah bergeser ke arah Tanjungpinang Timur yang berdampak juga pada pertumbuhan jumlah penduduk.

Pertumbuhan jumlah penduduk hanya terjadi di satu kecamatan sebagai konsekuensi dari pengembangan pembangunan wilayah.

Namun, demikian pemekaran kecamatan dan kelurahan tidak boleh didasarkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pertimbangan-pertimbangan politis. Melainkan harus mengedepankan pada aspek pelayanan publik.

”Walaupun kita tahu bahwa akses dan konektivitas antar wilayah di Tanjungpinang masih bisa terjangkau,” kata Endri.

Hanya saja, kata dia akses pelayanan pendidikan masih tertumpu di satu kecamatan. Karena merupakan bagian dari wilayah kota lama.

Yang paling penting, tegas dia, untuk diperhatikan adalah konsekuensi atas pemekaran adalah perubahan administrasi dalam bidang pertanahan. Dan juga dengan pemekaran diharapkan pelayanan dasar, baik itu pendidikan dan kesehatan dapat tersedia secara merata di masing-maaing kecamatan.

Tentunya, harus sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) rencana tata ruang wilayah. ”Dan, Perda rencana detail tata ruang Kota Tanjungpinang,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here