Kejaksaan Terima Tiga SPDP Politik Uang

0
191
Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah. Foto : Raymon Sandy/Tanjungpinang Pos

TANJUNGPINANG – Kejaksaan Negeri Tanjungpinang menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari kasus dugaan politik uang yang terjadi pada saat pemilu 2019 di Tanjungpinang.

Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah mengatakan, ada tiga SPDP politik uang yang sudah diterima sejak 14 Mei lalu, dengan enam terlapor.

“Sudah kita terima SPDP dari Polres Tanjungpinang,” katanya Selasa (21/5).

Rizky menyebutkan, dari tiga berkas yang diterima dua SPDP dengan terlapor RS merupakan caleg Partai Garuda. Kemudian SPDP kedua dengan terlapor BAP dari caleg Partai Garuda dan WS. Sedangkan satu lagi SPDP dengan terlapor MA caleg dari dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Gerinda dan terlapor AG serta YSR.

“Satu SPDP ada yang tiga terlapor, dua dan satu orang sehingga ada eman orang dalam kasus dugaan politik uang,” jelasnya.

Lanjutnya, sikap Kejaksaan Negeri Tanjungpinang sebagai jaksa peneliti masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian baru bisa menentukan sikap.

“Mudah-mudahn segera bisa diselesaikan oleh penyelidik sehingga kita bisa ditindak lanjuti sesuai dengan hukum acara,” ujarnya.

Seperti berita sebelumnya, selama masa tenang tiga perkara dugaan politik uang dilakukan oleh oknum calon anggota legislatif (caleg) tersebut. Pihak kepolisian telah mengamankan empat orang terdugaan pelanggaran politik uang yang diduga dari oknum caleg dari dapil Tanjungpinang Timur dari partai Gerinda dengan inisial MA kejadian disekitaran perumahan Bukit Raya Ganet.

Kemudian dugaan serupa dilakukan inisial oknum caleg yakni B dan R dari Partai Garuda. Ini merupakan temuan panwascam Tanjungpinang Timur. Atas kejadian ini para pelaku diancaman hukuman maksimal empat tahun penjara dan denda 36 juta. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here