Kejar Ketertinggalan Kepri

0
423
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat Safari Subuh di Masjid Nurul Hidayah, Jl. H. Ungar, Tanjungpinang, Senin (19/2). F-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Safari Subuh Sekaligus Serap Aspirasi

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun setiap hari selalu keliling dari masjid ke masjid dan bersafari subuh. Pada kesempatan itu, Nurdin mengajak masyarakat bergandengan tangan agar bisa sama-sama membangun Kepri ini.

TANJUNGPINANG – NURDIN mengatakan, Kepri perlu kerja keras lagi untuk mengejar ketertinggalan pembangunan dibandingkan provinsi daratan lainnya di Indonesia.

Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengatakan bahwa semua yang dia lakukan tak lain untuk mensukseskan pembangunan Kepri ke depan. Salah satunya melalui kegiatan Safari Subuh bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari masjid ke masjid.

”Subuh berjamaah ini ibarat makan vitamin. Setelah salat kita duduk ngopi bersama masyarakat dan yang kita obrolkan tak lain untuk bagaimana agar pembangunan Kepri ini ke depannya lebih baik lagi,” kata Nurdin saat melakukan Safari Subuh ke Masjid Nurul Hidayah, Jl. H. Ungar, Tanjungpinang, Senin (19/2).

Hadir pada kesempatan ini Pj. Wali Kota Tanjungpinang H. Raja Ariza serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri, serta tokoh-tokoh masyarakat.

Dengan kondisi Kepri yang luas serta diperlukan anggaran yang banyak untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di sejumlah daerah, ditambah lagi dengan minimnya anggaran yang dimiliki daerah, maka Gubernur berupaya untuk mengutamakan pembangunan yang bersifat prioritas terlebih dahulu.

Dan hal ini telah dia instruksikan kepada jajaran OPD-nya jauh-jauh hari. ”Kepri ini luas. Banyak yang harus kita bangun. Makanya kita harus selalu punya mimpi, karena selama kita masih punya mimpi berarti kita masih hidup,” kata Nurdin.

Dia juga mengingatkan jika mewujudkan pembangunan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Namun ada tahapan proses yang harus dilalui serta memakan waktu, biaya, tenaga dan pikiran.

”Kita mulai dengan silaturahmi, menyatukan hati masyarakat Kepri. Salah satunya melalui salat subuh berjamaah dan ngopi bareng tokoh-tokoh masyarakat. Yakinlah jika hal ini sangat efektif,” pungkasnya.

Di Masjid Dompak Lama, Gubernur mengatakan bahwa masjid merupakan tempat yang tepat untuk menyatukan hati, dimulai sejak subuh dengan salat berjamaah.

”Masjid tidaklah perlu terlalu besar namun di dalamnya terdapat keberkahan seperti penuhnya setiap saalat berjamaah, diisi dengan majelis ilmu serta dengan kegiatan-kegiatan positif lainnya,” ujar Nurdin saat safari subuh di Masjid Al- Hidayah, Dompak Lama, Tanjungpinang, pekan lalu.

Nurdin melanjutkan, masjid merupakan tanggung jawab umat dalam memakmurkannya. Untuk itu Nurdin mengatakan bahwa pemerintah juga terus berupaya untuk ikut membantu program pembangunan masjid di Kepri.(MARTUNAS – SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here