Kejar PAD, Tapping Box Ditambah 500 lagi

0
103
Kawasan ini salah satu dijadikan titik kunjungan wisata di Batam. Pemerintah memasang kotak yang dapat mengetahui adanya transaksi untuk dijadikan pungutan pajak di Batam. f-istimewa
Pemerintah Kota (Pemko) Batam, akan meningkatkan jumlah tapping box, dengan menyediakan 500 unit di tahun 2020.

BATAM – Jumlah itu sama dengan tahun 2019 yang juga berjumlah 500 unit. Diharapkan, dengan pemasangan tapping box yang terus meningkat itu, dapat mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Langkah itu mendapat apresiasi DPRD Batam.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah, Kamis (2/1) mengatakan, pada tahun depan, sudah terpasang 1.500 unit tapping box. Selain jumlahnya meningkat, alatnya yang akan dihadirkan juga diklaim lebih modern.

”Kita siapkan, alatnya nanti yang lebih modern, sesuai dengan perkembangan teknologi. Sekarang kita sedang kaji,” kata Azmansyah.

Sebelumnya, tapping box yang sudah terpasang di tempat hiburan, restoran dan hotel, sudah sekitar 519 unit, dengan total wajib pajak (WP) sebanyak 483, hingga 31 Agustus 2019 lalu. Di mana, untuk hotel yang sudah terpasang, 85 unit tapping box dengan 84 WP.

Sedangkan untuk restoran, sebanyak 364 unit tapping box yang sudah terpasang dengan 329 WP. Tak hanya restoran, data ini termasuk Rumah Makan (RM) dan kedai kopi. Untuk hiburan, yang sudah terpasang 59 unit tapping box dengan WP 59 di KTV, Massage, PUP dan Diskotik. Sementara untuk parkir yang sudah terpasang sebanyak 11 unit tapping box dengan WP 11. Di antaranya Bandara, Mall dan Rumah Sakit (RS).

Saat ini pihaknya kembali meminta tambahan tapping box kepada Bank Riau Kepri. Bank Riau Kepri akan memberikan tapping box yang lebih terbaru. Alat tapping box lebih sederhana dan jauh lebih canggih ketimbang yang sekarang. Namun fungsinya tetap sama.

Sementara sejauh ini, banyak penawaran yang masuk, untuk pengadaan tapping box. Namun mereka masih mengkaji alat yang lebih baik dan murah.

”Lebih fleksible yang bisa mobile, diakses melalui android, bisa host to host. Sejauh ini tapping yang bagus di Bandung dan Bali,” beber dia.

Di tempat berbeda, anggota Komisi II DPRD Batam, Udin P Sihaloho, mengapresiasi upaya Pemko, menggenjot PAD, dengan pemasangan ini. Namun diminta, pemasangan tapping box itu dilakukan secara merata. ”Karena masih banyak restoran pinggir pantai, yang belum dipasang. Seperti di Tanjungpiayu, Harbour Bay dan lain,” kata Udin.

Menurutnya, dengan peningkatan PAD tahun lalu, disarankan agar seluruh hotel juga harus dipasang. Tidak hanya yang berbintang, namun juga yang non bintang. Termaksud yang baru, karena saat ini jumlah pertumbuhan hotel di Batam cukup signifikan.

”Jadi seharusnya, tanpa itu juga ada peningkatan pajak hotel dan restoran,” imbuh dia. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here