Kejari Pantau Lokasi Pembangunan 14 Proyek

0
559
PANTAU: Tim Kejari Natuna dan Kacabjari Ranai di Tarempa ketika sedang meninjau pembangunan Gedung Kantor Bupati Anambas, Kamis (7/9). F-ISTIMEWA

ANAMBAS – TIM Pengawal pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Natuna, meninjau pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Anambas senilai di Jalan Tanjung Angkak, Pasir Peti.

Proyek pembangunan kantor bupati tersebut, menghabiskan anggaran senilai Rp 23 miliar.
Peninjauan itu dipimpin langsung Pelaksana Harian (Plh) Kajari Ranai Ichwan Effendi yang turun langsung bersama rombongan. Dari Pantauan di lapangan, rombongan yang turut sereta mengawasi proyek tersebut yakni Kasi intel, Kasipidsus, Kasidatun, Lalu Kacabjari Tarempa dan salah seorang Jaksa.

Ichwan Efffendi langsung memantau kondisi gedung konstruksi kantor Bupati, yang sedang dilaksanakan dan melihat sejumlah ruangan serta melihat pembangunan jalan yang juga sedang dibangun. ”Kedatangan kita untuk melakukan peninjauan langsung pada dua proyek yang didampingi oleh Tim TP4D, yakni Jalan Tanjung Angkak-Pasir Peti dan finishing kantor bupati,” kata Ichwan, Kamis (7/9).

Ichwan menguraikan, di Anambas sendiri Tim TP4D melaksanakan pendampingan 14 paket proyek, yakni di Dinas Perkerjaan Umum 6 Paket, Dinas Kesehatan 6 Paket, DP3 1 paket dan terkhir Dinas Koperasi 1 paket. ”Bahkan sudah mengumpulkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan berkoordinasi terkait progres pembangunan yang didampingi oleh tim,” papar Ichwan.

Dari pantauan tersebut, Ichwan mengatakan, pembangunan jalan menuju Kantor Bupati Anambas terus dikerjakan. ”Kita lihat materialnya sudah siap. Untuk pelang proyek pembangunan kantor bupati, saya sampaikan kepada kontraktor untuk memasang agak lebih besar. Memang papan pelang proyek sudah standar namun kalau lebih besar, biar masyarakat dapat melihat dan diakses,” sebutnya.

Kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi menjadi kendala pihaknya untuk melaksanakan monitoring jalannya pembangunan. ”Untuk menyiasati hal itu, kami meminta laporan setiap bulannya dan kami akan turun kembali, jika pembangunannya nanti mencapai 50 persen. Apalagi seperti di Natuna pendampingan juga dilakukan,” ungkapnya. Dengan sudah melakukan pemantauan langsung di lapangan, Ichwan optimis pembangunan dengan pendampingan akan selesai tepat waktu.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here