Kejari Tanjungpinang Terima Berkas Korupsi Pelabuhan Dompak

0
71
Kapolres Tanjungpinag saat gelar jumpa pers kasus Dompak. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Tanjungpinang telah menyerahkan berkas atau tahap I kasus korupsi Pelabuhan Dompak ke Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Jumat (2/11).

Pembangunan pelabuhan itu bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 yang dilaksanakan KSOP Kelas II Tanjungpinang dengan nilai kontrak Rp 9.242.350.000.

Setelah dilakukan diaudit, BPK menemukan kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek ini yang nilainya mencapai Rp5.054.740.904 atau hampir 55 persen dari nilai proyek.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiraseno membenarkan penyerahan berkas perkara korupsi Pelabuhan Dompak ke pihak kejaksaan.

”Berkas korupsi sudah tahap I,” katanya.

Saat disinggung apakah akan bertambah tersangka dalam kasus ini, Kasat menuturkan, untuk sekarang masih dua orang tersangka yang sudah di tetapkan kita masih fokus pada pemberkasan terlebih dahulu.

”Bisa jadi nanti akan ada tersangka lainnya,” sebutnya.

Polres Tanjungpinang menetapkan dua tersangka dalam kasus ini yakni Hariyadi yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau PNS di KSOP dan Berto Riawan, pemenang tender yang juga merupakan Direktur Cabang PT Karya Tunggal Mulya Abadi. Setelah melalui proses penyelidikan, pihaknya menetapkan Hariyadi dan Berto Riawan sebagai tersangka.

Penetapan status tersangka kepada kedua orang ini setelah penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup

Untuk tersangka Hariadi dan tersangka Berto, pihaknya akan menjeratnya dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55, 56 KUHP. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here