Kejati Incar Dana Korupsi Tunjangan Perumahan Dewan

0
145
Asri Agung Putra

TANJUNGPINANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri tetap melakukan proses penyidikan dugaan korupsi Rp7,7 miliar dana tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD dari APBD Natuna.

Dalam kasus ini, Kejati Kepri telah menetapkan lima orang tersangka. Diantaranya, dua mantan bupati, masing-masing RA dan IS. Kejati juga menetapkan mantan Ketua DPRD Natuna AC, bersama mantan Sekda dan Sekretaris DPRD Natuna, Sz dan M,

Kepala Kejati Kepri, Asri Agung Putra mengatakan, kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD dari APBD Natuna tetap lanjut. Dan, kini proses penyelidikan dan penyidikan kasus Korupsi dengan 5 tersangka yang sudah ditetapkan itu, hingga saat ini masih terus berjalan.

”Prosesnya masih selalu didalami dan tetap kita lanjutkan. Tunggu saja hasilnya nanti,” katanya.

Kajati menyebutkan, ia ingin menangani perkara itu secara berkualitas, jangan sampai menangani perkara itu hanya membebani keuangan negara, namun ia berupaya pada pengembalian kerugian negara.

”Sedang kita dalami dan tahap penyidikan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” sebutnya.

Menurutnya, pihaknya sedang mengupayakan pengembalian kerugian negara, dalam tindak pidana korupsi. Karena, baginya pengembalian kerugian negara itu yang terpenting.

”Sekarang bagaimana memaksimalkan pengembalian kerugian negara baru tindak hukum terhadap tersangka,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam kasus ini, Kejati Kepri juga telah diperiksa 26 saksi termasuk 5 tersangka dengan posisi diperiksa sebagai saksi, terhadap tersangka lainnya.

Ke 5 tersangka, juga sudah diperiksa dan saling memberikan kesaksiaan sebagai saksi pada masing-masing tersangka. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here