KEK Diresmikan, Bupati Prioritaskan Anak Bintan

0
76
BUPATI Bintan H Apri Sujadi bersama Hasfarizal Handra meninjau perkantoran investasi industri smelter PT BAI di KEK Galang Batang, belum lama ini. f-dokumen/tanjungpinang pos

2019, Smelter Galang Batang Berproduksi

MENTERI Koordinator bidang Perekonomian RI Darmin Nasution akan meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (8/12) siang besok. PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) pengelola KEK Galang Batang menargetkan, pabrik pengolahan hasil tambang (smelter) bakal berproduksi akhir 2019 mendatang.

BINTAN – ”Awalnya Pak Presiden yang ingin meresmikan KEK Galang Batang. Tapi, diwakilkan kepada Menko bidang Perekonomian. Agenda ini sudah final. Peresmiannya, Sabtu (8/12) siang besok,” kata Hasfarizal Handra, Kepala DPMPTSP-TK Bintan, kemarin.

Sebelumnya, Bupati Bintan H Apri Sujadi selaku Wakil Ketua Dewan Kawasan KEK Galang Batang mengatakan, investasi yang bakal ditanamkan pihak investor mencapai Rp 60-an triliun, dengan perekrutan tenaga berkisar 20 ribuan orang.

Untuk mendorong KEK Galang Batang ini, Pemkab Bintan melalui BP Kawasan FTZ Bintan membangun jalan, dari Lintas Timur Km 23 arah Kijang menuju Galang Batang. Tujuannya, mendorong pengembangan investasi di Galang Batang.

”Kita berharap, dengan peresmian KEK ini, pihak investor menggesa pembangunan infrastrukturnya. Sehingga, smelter bisa beroperasi dan membuka luang tenaga kerja. Kita selalu ingatkan, rekrut tenaga kerja dari anak Bintan,” sebutnya.

Pada kesempatan lain, Zurkani Afikri Manager Operasional PT BAI selaku pengelola KEK Galang Batang membenarkan, KEK Galang Batang di Kabupaten Bintan akan diresmikan, Sabtu (8/12) ini. Peresmian dilakukan oleh Menko Perekonomian RI Darmin Nasution. Saat ini, KEK Galang Batang untuk pembangunan smelter pengolahan bauksit menjadi alumina, sedang berjalan.

”Pembangunan pelabuhan sudah selesai. Sekarang, kami mengerjakan PLTU dan smelter. Untuk PLTU, sudah pembangunan fondasi. Untuk smelter, sudah tahap reveneri. Kami targetkan, akhir tahun 2019 nanti, smelter Galang Batang sudah berproduksi,” tegas Zurkani Afikri, Kamis (6/12) kemarin.

Mengenai investasi KEK Galang Batang, Zurkani menyebutkan, total modal investasi yang ditanamkan berkisar Rp 60 triliun sampai dengan Rp 70 triliun. Untuk saat ini, investasi yang ditanam investor baru mencapai Rp 1,5 triliun.

”Sedangkan total pekerja yang ambil bagian dari KEK Galang Batang ini bisa mencapai 20 ribu orang. Kalau sekarang, kami baru mempekerjakan tenaga kerja itu sekitar 600-an orang,” sebut Zurkani.

”Jadi, masih banyak peluang pekerja untuk ke depannya. Dan masih besar investasi yang bakal ditanam oleh investor. Kami berharap, semua pihak mendukung kami,” sambungnya.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here