KEK Diresmikan, Serap 23.200 Naker

0
284
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Bupati Bintan Apri Sujadi serta para undangan menekan sirine sebagai tanda peresmian KEK Galang Batang, Sabtu (9/12).

Target Investasi Rp36 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution meresmikan pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (8/12). . Peresmian ditandai dengan pembangunan tugu di dalam kawasan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) selaku pengelola KEK Galang Batang.

BINTAN – Peresmian KEK Galang Batang Bintan ini, turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Mantan Kapolri Sutarman, Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Bupati Bintan H Apri Sujadi, mantan Bupati Bintan H Ansar Ahmad, Ketua DPRD Bintan H Nesar Ahmad, Asisten Samsul Bahrum, Kepala DPMPTSP-TL Bintan Hasfarizal Handra, dan sejumlah staf kementerian terkait.

Selain KEK Galang Batang di PT BAI, Darmin Natusion selaku Ketua Dewan Nasional KEK dan Moeldoko juga meresmikan Kantor Administrator KEK Galang Batang.

Hingga kuartal III 2018, realisasi pembangunan dan investasi telah mencapai Rp5,6 triliun atau 15,45 persen dari target Rp36,25 triliun.

KEK ini, sebelumnya, sudah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2017 pada tanggal 12 Oktober 2017.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, KEK Galang Batang akan menjadi pusat kegiatan industri alumina dan turunannya.

Dengan diresminya, KEK ini sebagai bentuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi baru di Kepri, ditengah kelesuan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

”Dengan investasi tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi wilayah serta nasional, ditambah lagi, mampu menyerap tenaga kerja sedikitnya, 23.200 orang,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Realisasi investasi mencakup pembangunan fasilitas pengolahan alumina berkapasitas produksi dua juta ton per tahun dengan nilai investasi Rp1,65 triliun. Pembangunan fasilitas pengolahan ini dilakukan Bintan Alumina Indonesia bersama dengan perusahaan China Nanshan Group.

”Kemudian, pembangunan pabrik briket dan batu bara senilai Rp870 miliar, pembangunan DAM Water Resevoir kapasitas 7.518.000 meter kubik dengan nilai investasi Rp196 miliar, dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan nilai investasi Rp1,93 triliun. Pembangunan PLTU tahap I berkapasitas 6×25 MW ditargetkan selesai tahun 2021,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Selain itu, realisasi investasi juga meliputi pembangunan pelabuhan dengan dermaga yang telah selesai senilai Rp951 miliar.

Selanjutnya, Darmin mendorong keterlibatan masyarakat atas KEK Galang Batang agar dapat menjembatani kesenjangan sosial dan ekonomi. Kawasan KEK Galang Batang juga diharapkan mampu menggerakkan nilai tambah dan rantai nilai dari penyelenggaraan aktivitas di KEK dengan melibatkan dan membangun manfaat bagi masyarakat di sekitarnya..

Direktur PT Bintan Alumina Indonesia Santony mengatakan nilai investasi, pembangunan dan pengembangan KEK Galang Batang akan terus meningkat hingga mencapai US$5 miliar dalam sepuluh tahun ke depan.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menuturkan, pemerintah Provinsi akan terus optimis meyakini pemerintah pusat, dalam rangka mendukung dunia investasi. Nurdin berjanji KEK di Pulau Bintan ini bisa dibangun dengan tidak mengecewakam pemerintah apalagi masyarakat di wilayah Pulau Bintan.

”Kami akan terus meyakinkan pemritnah pusat dalam mendorong pembangunan, keberhasilan ini tidak hanya milik Kepri melainkan milik kita semua, masyarakat Indonesia,” jelas Nurdin.

Bupati Bintan Apri Sujadi menambahkan, sangat mengapresiasi semangat pengusaha, serta terkhusus pemerintah pusat yang sudah sangat respon positif terhadap pembangunan infrastruktur investasi di Pulau Bintan.

Menurut Apri, di Bintan tidak hanya potensi industri yang sangat menjanjikan melainkan sektor pariwisata juga salah satu investasi unggulan.

”Kami berharap pemerintah pusat terus mendorong pembangunan investasi di Bintan,” harap Apri.

Peresmian peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Kecamatan Gunung Kijang, Bintan ditandai dengan penandatangan plakat dan pengguntingan pita serta peletakan batu pertama Refinery dan PLTU kemudian ditutup dengan peninjauan disejumlah lokasi KEK.(YENDI-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here