KEK, Mesin Baru Ekonomi Kepri

0
751
RAPAT: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun rapat tentang KEK di Jakarta, kemarin. f-istimewa/humas pemprov kepri

JAKARTA – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kepri menjadi harapan baru untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Kepri. Penetapan KEK di sejumlah daerah di Kepri pun terus digesa. Rabu (26/7) kemarin, KEK kembali dibahas Ruang Ali Wardana Kemenko Perekonomian, Jakarta. Gubernur Kepri H Nurdin Basirun membawa sejumlah pejabat dan anggota DPRD Kepri dalam rapat itu yakni, anggota DPRD Kepri Taba Iskandar, Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum dan Kepala Bappeda Batam Wan Darussalam.

Rapat Koordinasi Terbatas KEK Batam Rempang Galang itu dipimpin langsung Menko Perekonomian Darmin Nasution. Hadir juga Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Jalin dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo. Gubernur menegaskan, penerapan Kawasan Ekonomi Khusus harus mampu menyelesaikan dan menggairahkan perekonomian di Kepri. Harus ada penyelesaian secara komprehensip, termasuk semua persoalan termasuk pembagian urusan dan kewenangan. ”Penyelesaiannya harus komprehensif. Kewenangan dan urusan harus terbagi dengan jelas, tidak ada tumpang tindih dan menyulitkan investasi yang masuk,” kata Nurdin usai menghadiri rapat.

Gubernur menyebutkan, penerapan KEK untuk sejumlah daerah di Kepri akan mempercepat pembangunan di kawasan tersebut. Untuk KEK yang akan diterapkan di Kepri, Nurdin menggariskan harus sesuai dengan Perda RTRW yang sudah disahkan tahun ini. ”Pada Perda No.1 Tahun 2017 Tentang RTRW Provinsi Kepulauan Riau, di situ sudah ditegaskan tentang planologi-zonasi pada struktur dan fungsi kawasan sudah ditetapkan,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin pada kesempatan itu pihaknya menyampaikan bahwa penerapannya harus sesuai dengat aturan tentang KEK yang sudah dikeluarkan pemerintah pusat. Pada UU Nomor 39 tahun 2009 tentang KEK misalnya, di situ memang ditegaskan bahwa posisi pemerintah daerah harus kuat. Karena KEK malah memperkuat otonomi daerah dengan mempercepat pembangunan.

Nurdin memang berkali-kali meminta agar KEK Batam, Rempang, Galang, dipercepat. KEK juga diminta agar segera diberlakukan di Bintan dan Karimun. Demikian juga dengan Natuna dan Anambas, dipercepat menjadi KEK Pariwisata. ”Jika sudah KEK, ekonomi Kepri akan tumbuh lebih cepat,” kata Nurdin dalam berbagai kesempatan. Nurdin sendiri sudah menerbitkan SK yang membentuk Tim Percepatan Pengembangan KEK di Provinsi Kepri. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here