Kelabui Petugas, Masuk Lewat Pelantar

0
309
PELAKU saat digiring ke Mapolres Karimun, Jumat (21/9). f-alrion/tanjungpinang pos

Warga Malaysia Bawa Sabu 3 Kilogram Ke Karimun

Daerah pesisir masih rawan dijadikan pintu masuk narkoba. Para pelaku berusaha mengelabui petugas dan diam-diam masuk melalui daerah pinggiran.

KARIMUN – INILAH yang dilakukan M Sofian (30) berkewarganegaraan Malaysia sesuai dengan identitas card saat membawa sabu-sabu seberat tiga kilogram ke Karimun.

Pelaku masuk lewat salah satu pelantar di Desa Pongkar Karimun, Provinsi Kepri. Meski berusaha masuk lewat daerah pinggiran, namun polisi tetap mengetahuinya.

Jumat (21/9) kemarin pagi, jajaran Satres Narkoba Polres Karimun berhasil menangkap pria yang berdomisili di D4-Blok D, Jalan 1/18 Bandar Teknologi Kakang, Selangor Malaysia itu.

Narkoba jenis sabu itu dikemas dalam paket teh hijau Cina dan dimasukkan dalam ransel. Polisi pun mengamankan barang haram tersebut dan pelakunya.

Penangkapan itu dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Karimun, AKP Rayendra dan Kanit II, Ipda Meda Satria Tama dan anak buahnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku baru tiba di Karimun yang berangkat dari Malaysia naik speedboat fiber dengan mesin tempel masuk tidak resmi.

Di Mapolres Karimun, Sofian mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara persis barang apa yang dibawanya di dalam ransel tersebut.

Ia disuruh membawa barang tersebut dari Malaysia ke Karimun oleh Iw dan Ob orang Karimun. Setibanya di Karimun, pelaku baru membuka isi ransel dan mengetahui isinya adalah narkoba jenis sabu.

Mengetahui isinya sabu, ia pun mengambil sedikit untuk dipakainya. Ia mengaku pemakai sabu. Tapi pelaku menyangkal bahwa barang tersebut adalah miliknya.

Bahkan pelaku juga mengatakan, belum menerima upah membawa barang tersebut. Karena Iw berjanji akan memberikan upah setelah sampai di Karimun.

Selain tiga paket sabu-sabu dengan berat berkisar 3 kilogram tersebut, polisi juga menyita 2 paket kecil sabu-sabu milik pelaku, satu bong atau alat hisap sabu, uang Ringgit sebanyak 15 lembar dengan pecahan 10 Ringgit, Identity Card yang dikeluarkan pemerintah Malaysia dan sejumlah barang lain milik pelaku.

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya dan Wakapolres Karimun Kompol Agung Gima beserta Kasat Res Narkoba Akp Rayendra A Prayana SIK yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

”Ditangkap tadi pagi jam 07.00 WIB di daerah Pongkar. Saat ini sedang didalami kasus ini dan masih dimintai keterangan terduga pelaku. Ke depan Sat Resnarkoba Polres Karimun akan semakin meningkatkan pengawasan masuknya barang narkoba ke Karimun,” jelas Kapolres.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here