Kelanjutan Pasar Modern Tunggu Proses BPK

0
612
TERBENGKALAI: Bangunan Pasar Modern terlihat tidak terawat setelah terbengkalai selama 2 tahun karena minim anggaran. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – BUPATI Natuna Hamid Rizal belum memastikan kelanjutan pembangunan pasar modern pada tahun depan. Walau sebelumnya, ia akan berencana melanjutkan pembangunan pasar itu dengan anggaran Rp 38 miliar. Namun, dikarenakan pembangunan pasar itu awalnya bermasalah lantas Hamid lebih menunggu proses pengembalian kerugian negara sesuai rekomendasi di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sehingga, kondisi fisik bangunan pasar modern terbengkalai selama 2 tahun.

”Pembangunan pasar dan kantor dewan akan tetap kita lanjutkan, cuma masih menunggu proses pengembalian kerugian negara dari proses pembangunan sebelumnya. Ini sudah rekomendasikan dari BPK,” kata Hamid Rizal, kemarin.
Hamid mengaku, tidak mengetahui berapa nilai kerugian negara yang harus dikembalikan.

Namun, ia mengatakan pembangunan pasar modern tersebut telah menelan anggaran sebesar Rp 53 miliar. Kini, fisik bangunan tersebut baru 40 persen dan kondisinya sudah mulai rusak dan lahannya ditumbuhi semak. Ia menambahkan, gedung DPRD yang turut terhenti pekerjaannya akan dilanjutkan sesuai kemampuan anggaran.

Dari dua mega proyek itu, secara prioritas, ia berpendapat bahwa bangunan pasar modern lebih penting tetapi menunggu proses di BPK. ”Saya tidak akan membangun sesuatu yang masih bermasalah. Selesaikan dulu persoalan yang ada hingga selesai, kemudian kita anggarkan dengan anggaran yang baru,” tegasnya.

Menurutnya, jika Kalau anggaran daerah cukup akan lanjutkan. ”Kalau pun dilanjutkan nantinya, perusahaan kontraktornya harus betul-betul konsisten dan bertanggungjawab,” tutupnya. Diketahui, pembagunan pasar modern sebelumnya dilaksanakan bupati pada periode sebelumnya. Mengetahui pembangunan pasar akan dilanjutkan, warga di sekitar lokasi menyambut baik rencana pemerintah.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here