Kelapa Hibrida Menjadi Investasi Masyarakat

0
570
RATUSAN hektare lahan ditanami Kelapa Hibrida oleh warga untuk investasi. F-ISTIMEWA

Investasi pengembangan sektor perkebunan menjadi dambaan masyarakat Natuna ke depannya, tertama pengembangan tanaman kelapa Hibrida.

NATUNA – Kelapa Hibrida sebagai komoditi yang diyakini dapat mendatangkan hasil yang menjanjikan untuk masyarakat Natuna. Jun, Warga Transmigrasi di Satuan Pemukiman Tiga (SP3) di Desa Gunung Puteri, Kecamatan Bunguran Batubi mengaku selama ini telah sering mendengar adanya rencana investasi di bidang budidaya kelapa hibrida tersebut.

Rencana itu dinilainnya cukup membuatnya dan seluruh rekan-rekan petani, serta petani kebun lainnya senang. Sebab, investasi ini diyakini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

”Kami dengar pemerintah akan ada membudidayakan kelapa hibrida. Katanya, ada saudagar yang tertarik dengan usaha kelapa ini di Natuna,” kata Jun di Ranai, Mingggu (11/3).

Tidak hanya senang, Jun bersama rekannya yang lain juga mengaku telah menyiapkan lahan untuk lokasi budidaya kelapa yang cepat berbuah dan menghasilkan itu. ”Saya ada lahan 2,5 Hektare untuk menanam nanti. Kami tunggu lah bibitnya, kelapa ini cepat dapat hasil,” ungkapnya.

Jun mengatakan, lahan jatah transmigrasi yang diterimanya dari pemerintah selama puluhan tahun. Hingga saat ini, tidak memiliki nilai produktifitas seperti yang harapan.

Selama ini di lahan tersebut mereka menanam kelapa sawit, yang tak kunjung berdampak kesejahteraan. Komoditas sawit di Natuna diyakini tidak dapat dikelola maksimal, karena luas kawasan kebun tidak bisa mencukupi keperluan produksi dan ekspor.

”Dulu lahan kita ditanami sawit, karena takut buah sawitnya nanti tak cukup. Kalau ini diganti dengan kelapa hibrida kami siapkan lahan itu lagi,” ungkapnya.

Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, proses investasi ini sedang berjalan dan hampir final. Investasi kelapa jenis ini, diminati oleh seorang investor lokal. Inspirasi investor itu berusaha kelapa di Natuna melalui sejarah.

Ia menyebutkan, ketertarikan itu karena sejarah, Natuna makmur karena sebagai wilayah yang pernah jaya dengan komoditi kelapa pada masa lampau.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here