Kelas VI, Harus Bisa Hafal 2 Juz

0
435
SISWA-SISWI SDIT As-Sakinah Tanjungpinang saat mengikuti belajar Alquran metode wafa di Gedung SMPIT As-Sakinah di Sebauk Senggarang, mulai, Rabu (31/10) hingga Jumat (2/11) hari ini. F-istimewa

SDIT As-Sakinah Tanjungpinang Gelar Belajar Alquran Metode Wafa

Sebanyak 87 orang siswa Kelas VI SDIT As-Sakinah Tanjungpinang mengikuti belajar Alquran metode Wafa yang digelar di Gedung SMPIT As-Sakinah di Sebauk-Senggarang selama tiga hari. Ini pemantapan bagi siswa. Saat lulus nanti, mereka harus bisa hafal 2 juz Alquran.

SENGGARANG – PEMBUKAAN kegiatan ini dilakukan, Rabu (31/10) pagi lalu dan langsung dihadiri Ketua Yayasan Bina Insan Sakinah (YBIS) Kota Tanjungpinang Drs Muqtafin M.PD beserta pengurus lainnya.

Mugtafin mengatakan, para siswa ini mengikuti kegiatan selama tiga hari agar lebih cepat menguasai hafiz (menghafal) kandungan Alquran. Apalagi, program sekolah itu adalah menamatkan siswa dengan kemampuan bisa menghafal 2 juz ayat-ayat suci Alquran.

Kepala SDIT As-Sakinah Tangpinang, Kimiatis Sa’adah menambahkan, kegiatan ini akan berakhir, Jumat (2/11) hari ini sekitar pukul 14.00. Siswa mengikuti pemantapan itu selama tiga hari dua malam.

Baca Juga :  Sosialisasikan SMA Pradita Dirgantara

Selama kegiatan berlangsung, siswa menginap di sekolah itu. Orangtua masing-masing siswa telah mempersiapkan kasur, bantal dan selimut untuk masing-masing anaknya.

Siswa tidak diperkenankan pulang karena kegiatannya hingga pukul 22.00 WIB. Bahkan, kegiatan malam itu cukup banyak. Termasuk melanjutkan hafalan Alquran selama 2,5 jam. Setelah itu baru bisa tidur. Kimi, panggilan wanita kelahiran Dabosingkep Lingga ini menambahkan, target sekolah itu adalah bisa meluluskan siswa dengan modal bisa menghafal 2 juz.

Meski kelulusan masih tujuh hingga delapan bulan lagi, dari saat ini siswa harus dimatangkan. Siswa harus mantap dalam hafalan Alquran. Karena itulah, pelatihan tersebut dilakukan lebih lama.

Tahun lalu, pemantapan untuk siswa dalam hafalan Alquran juga dilakukan. Tapi waktunya hanya satu hari satu malam. Mulai tahun ini, pemantapan itu dilakukan lebih lama yakni tiga hari dua malam.

Baca Juga :  2019, Pemko Anggarkan Beasiswa

Kimi mengatakan, kemampuan menghafal siswa tidak sama. Ada yang sudah lancar, ada yang masih terbata-bata. Bahkan, ada yang masih lambat membaca Alquran. Apalagi untuk hafalan dengan banyak ayat-ayat yang harus dihafal.

Karena itu, metode yang mudah dan menyenangkan untuk menghafal Alquran 2 juz disampaikan selama tiga hari itu. Sehingga siswa makin lancar mengucapkan hafalannya.

”Yang masih lambat, inilah kesempatan untuk memperbaikinya. Dimana kelemahannya nanti diajari guru Alquran. Bagi yang sudah lancar, tetap ikut agar lebih bagus lagi. Porsinya kita samakan. Tidak ada siswa yang dibedakan,” jelas wanita yang saat SMP, SMA, mahasiswa juga kafilah MTQ di Lingga tersebut.

Yang mengajar anak-anak ini adalah guru-guru di As-Sakinah. Para siswa ini dipisahkan laki-laki dan perempuan serta dibagi lagi menjadi beberapa tim antara 7-8 orang per tim.

Baca Juga :  MBS Yogyakarta Sosialisasi PPDB di De Green Camp

Di sekolah, para siswa juga sudah belajar tentang Alquran selama 6 jam mata pelajaran untuk Kelas IV, V dan VI. Untuk siswa Kelas I,II dan III selama 8 jam mata pelajaran. Dimana, satu jam mata pelajaran itu 35 menit.

Selama di lokasi SMPIT As-Sakinah Sebauk, siswa harus belajar keras. Pukul 03.00 subuh nanti, siswa sudah dibanguni untuk mengikuti kelas motivasi.

”Bagi sebagian anak, ini dianggap mudah dan menyenangkan. Bagi anak yang kesulitan, kadang mereka kita minta salah sunah minta bantuan kepada Allah. Tentunya kegiatan ini untuk masa depan anak-anak kita,” pesannya.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here