Kelurahan Pinang Kencana Hijaukan Lahan Gersang

0
606
LURAH Pinang Kencana Syamsul Bahri bersama KPL menanam bibit pohon di salah satu halaman sekolah Tanjungpinang Timur, baru-baru ini.f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang telah menghijaukan beberapa lokasi lahan gersang. Lahan gersang ini ditanam dengan 200 bibit tanaman pelindung jenis pucuk merah, 50 bibit mangga dan 100 bibit matoa.

Upaya penghijauan dengan penanaman pohon pelindung dan buah-buahan ini dilakukan bersama Komunitas Peduli Lingkungan (KPL), pihak sekolah dan masyarakat setempat. Bibit tersebut berasal dari bantuan Balai Benih Induk Dinas Kelautan Provinsi Kepri, dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Provinsi Kepri.

Bibit tersebut ditanam di daerah perumahan, fasilitas umum (fasum), Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kencana Abadi. Selain itu, bibit juga ditanam di beberapa sekolah wilayah Kelurahan Pinang Kencana. Seperti di SMP Negeri 16 Tanjungpinang.

Baca Juga :  PDAM Belum Maksimal Kelola Air Bersih

”Kita menilai daerah itu gersang dan perlu penghijauan. Jadi, kita tanam bibit pohon tahunan dan pohon buah yang ada manfaatnya nanti,” kata Lurah Pinang Kencana, Syamsul Bahri kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (12/12).

Syamsul Bahri mengatakan, penanaman bibit pohon sudah dilakukan sejak tahun 2016 lalu. Bibit pohon pucuk merah yang paling banyak ditanam, karena mudah didapatkan.

Setelah ditanam, ia minta perangkat RT/RW melalui masyarakat untuk merawat bibit pohon yang sudah ditanam, dengan melakukan penyiraman secara rutin. Agar bibit pohon selalu tumbuh subur, guna menghijaukan daerah tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan Keluhkan Pelayanan PDAM

”Alhamdulillah, sudah dilakukan oleh masyarakat kita. Saya berterima kasih banyak dengan masyarakat. Karena masyarakat kita langsung merespon dengan baik,” ucap dia.

Syamsul katakan, ia siap menyediakan bibit pohon, apabila perangkat RT/RW memerlukan. Namun, perangkat RT/RW harus komitmen saat minta bibit pohon, yaitu merawat dan menyiram. ”Jangan tidak dirawat bibit pohon itu,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here