Kemarau, Petani Terancam Gagal Panen

0
177
SEORANG petani di Desa Kuala Sempang mengecek lahan miliknya yang kering akibat kemarau, kemarau. F-Jendaras/Tanjungpinang pos

BINTAN – Musim kemarau yang melanda Bintan, sejak dua bulan terakhir, memberikan dampak buruk kepada para petani. Budi daya tanaman sayuran tidak tumbuh baik. Petani pun terancam gagal panen.

Suhendri, seorang petani di Desa Kuala Sempang merasa cemas dengan kondisi musim kemarau sekarang. Saat ini, 100 batang tanaman cabai rawit yang ia tanam, tidak tumbuh maksimal dan daunnya keriting.

”Ya, ini kemarau yang cukup panjang. Tanaman kami kalau tidak disiram sehari saja, langsung layu. Sementara itu, sumber air yang ada harus digali lebih dalam agar pasokan air mencukupi,” sebutnya, Kamis (5/9).

Ia menjelaskan, suhu udara yang sangat panas, ternyata tidak cocok untuk beberapa tanaman. Bahkan untuk beberapa tanaman sudah dilakukan penundaan penyemaian karena cuaca panas.

”Ya, sekarang banyak merapikan tanah saja dulu. Karena, bisa dilihat air cukup susah. Tanaman yang kita tanam sekarang, bisa saja gagal panen,” ucapnya, sembari menunjuk bedengan tanah yang masih belum ditanami.

Sementara itu, senada juga disampaikan oleh Wahyu, petani di Teluk Sebong. Menurutnya, cuaca yang sangat panas dan angin kencang membuat tanaman sayur tidak maksimal hasilnya.

”Ya, bisa pasrah dan cari tanaman lain yang cukup tahan kemarau. Kalau tidak, sayang lahan kosong tidak ditanami,” ucapnya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here