Kemasan “Komix” Berserakan di Rumah Kosong

0
1298
OBAT batuk: Tim patroli menemukan bungkusan pbat batu merek komix di gedung kosong tak jauh dari Stadion Sulaiman Abdullah.f-ist/humas LSM Ketapang Kepri.

Diduga Jadi Pemicu pencabulan Anak di bawah umur

Komix sebagai obat batuk kemasan sachet sering disalahgunakan remaja di Tanjungpinang. Bahkan, saat ini menjadi tren bagi sebagian pelajar untuk dijadikan pengganti minuman keras untuk mabuk.

TANJUNGPINANG – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ketapang Kepri, Agnes Vida Pintauli bersama dengan Satpol PPP Tanjungpinang, melakukan patroli di kawasan Sekitar Stadion Sulaiman Abdullah, Rabu (12/7). Mereka didampinti Plt Lurah Tanjungpinang Barat Pandu Wiranata. Patroli ini dilakukan hasil perkembangan tertangkapnya pelaku cabul yang diamankan di Polsek Bukit Bestari.

Baca Juga :  Isdianto Jenguk Nurdin di Polres

”Ironisnya, kita temukan banyak bungkusan Komix obat batuk bekas dipakai anak putus sekolah di salah satu gedung kosong tak jauh dari Stadion Sulaiman Abdullah,” tegasnya kemarin. Kata dia, melihat dari puluhan bungku obat Komix berserahkan di gedung kosong itu, membuktikan kalau mabuk Komix ini marak di kalangan remaja. Komix bisa dibeli dengan mudah di warung maupun apotek dan dengan harga murah. Kalau minuman keras, kan sekarang mahal.

Menurut Agnes Vida Pintauli, akrab disapa Uli obat batuk cair kemasan sachet ini seharusnya menjadi perhatian serius aparat keamanan dan instansi terkait. Sebab obat tersebut banyak disalahgunakan pemanfaatannya oleh kalangan remaja dan anak muda. Obat yang seharusnya digunakan untuk meredakan batuk, dikonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan dengan tujuan untuk menyebabkan efek memabukkan. Kebiasaan anak muda lainnya jangan sampai menjamur di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Forum RT/RW Tolak Pembubaran RW

”Ini harus sangat menjadi perhatian sekarang ini. Jangan sampai Tanjungpinang anak mabuk minum Komix berlebihan terus bertambah,” tegasnya. Uli minta kepada dinas terkait untuk melakukan razia. Ia melihat yang mengunakan Komix adalah pelajar yang banyak putus sekolah. Pemicunya putus sekolah karena tidak mendapatkan kasih sayang dari keluarganya.

Banyak juga ditemukan anak-anak main game di warnet melewati waktu buka warnet atau tak sesuai lagi perda. ”Bermula dari mabuk Komix, anak putus sekolah melakukan cabul di bawa umur. Ini yang terjadi sekarang dan kami sedih melihatnya,” tegasnya.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here