Kembangkan Bidang Kepramukaan

0
70
SINDY foto bersama Ketua Dewan Racana Putri yang berasal dari Bengkulu, Bangka Belitung, Surabaya dengan anggota unit protokoler UIN Sunan Gunung Djati Bandung. F-istimewa

Mahasiswa STAIN-SAR Ikuti FKD-PTK se-Indonesia

Mahasiswa dari Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman (STAIN-SAR) Kepulauan Riau mengembangkan kemampuan di bidang kepramukaan.

TANJUNGPINANG – MAHASISWA kampus ini mengikuti kegiatan Forum Ketua Dewan Perguruan Tinggi Keagamaan (FKD-PTK) se-Indonesia.

Gerakan Pramuka Racana (GPR) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati menjadi tuan rumah, untuk pelaksanaan kegiatan FKD PTK se-Indonesia pertama kali.

Kegiatan itu merupakan kegiatan tindak lanjut dari musyawarah Ketua Dewan Pramuka pada kegiatan PW-PTK di Riau.

Kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan diri (soft skills) kepramukaan dan keterampilan serta membentuk pandangan berpikir bersama mengenai pola dan mekanisme pembinaan penegak dan pandega yang ada di perguruan tinggi.

Sekaligus sebagai ajang silaturahmi dengan Ketua Pramuka seluruh Indonesia.

Kegiatan FKD PTK se-Indonesia ini diikuti kurang lebih 36 perguruan tinggi dan sejumlah 86 peserta ketua dewan racana dan ambalan.

”Alhamdulillah, salah satu perguruan tinggi negeri di Kepri dapat mewakili kampus dan provinsi dalam kegiatan nasional yang diadakan di Bandung. Semoga tahun depan, GPR STAIN sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dapat mensukseskan dan ikut serta lagi dalam forum ini,” jelas Sindy, Ketua Dewan Racana Putri Kampus STAIN-SAR Kepri, kemarin.

Kegiatan ini diadakan selama 3 hari berturut-turut, mulai dari tanggal 5 hingga 7 April di Hotel Bumi Kitri Jalan Cikutra No. 276, Neglasari, Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat.

Forum ini, lanjut Sindy, mengusung slogan ‘Pramuka Membangun Bangsa’.

Dari tema itu, maka diharapkan semoga diskusi ini menjadi wadah bagi para ketua dewan untuk membangun bangsa.

Selan itu, diskusi tersebut agar ketua-ketua dewan menjadi lebih aktif, kreatif serta inovatif dalam menjalankan amanah di gugus depannya masing-masing.

”Kegiatan diskusi ini memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada, baik di Gudep masing-masing atau umumnya pada UKM atau UKK pada setiap perguruan tinggi,” jelas Sindy, mahasiswi Prodi Hukum Ekonomi Syariah semester IV STAIN-SAR.

Sindy menambahkan, diskusi itu menjadi kegiatan rutin yang diadakan setiap dua tahun sekali yaitu perkemahan wirakarya nasional merupakan kegiatan yang diselenggarakan dibawah Kementerian Agama langsung.

Selain itu juga, kegiatan ini mengusungkan ide-ide serta saran dan masukan untuk sidang paripurna nasional yang akan dihadapi pada akhir bulan April ini.

Semoga kegiatan ini akan menjadi event tahunan, yang diikuti oleh ketua dewan maupun demisioner ketua dewan untuk mencapai diskusi yang akan memberikan solusi-solusi untuk masalah digugus depan masing-masing.

Adapun Visi kampus ini adalah, menjadi pusat pendidkan tinggi Islam yang unggul dalam menumbuhkembangkan dan mengintegrasikan pengakajian keislaman, keilmuan dan khazanah Kemelayuan melaui pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di Indonesia tahun 2035.

Sedangkan Misi kampus ini yakni menyelenggarakan pendidikan yang unggul dalam menumbuh kembangkan dan mengintegrasikan pengkajian keislaman, keilmuan dan khazanah Kemelayuan melalui pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Indonesia.

Membentuk generasi islami yang berakhlak mulia, cerdas dan kompetitif. Menjadi sendi pengembangan dan pengabdian masyarakat secara integral di Kepri.(ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here