Kembangkan Maritim, Libatkan Akademisi

0
406
REKTOR UMRAH Tanjungpinang Prof Syafsir Akhlus (kiri) menerima cenderamata dari Kepala Barenlitbang Pemprov Kepri usai menjadi narasumber pada acara rakor Kelitbangan se-Provinsi Kepri tahun 2018 di Hotel Golden View Batam, 19 September lalu. F-istimewa

Bappelitbang Pemprov Gandeng LPPM Perguruan Tinggi Kepri

Salah satu sasaran pembangunan di Provinsi Kepri adalah sektor maritim. Apalagi, Kepri akan dijadikan sebagai poros maritim dunia dan peran Kepri sangat besar mewujudkannya. Maka akademisi pun dilibatkan.

BATAM – PEMERINTAH membutuhkan masukan-masukan dari akademisi. Karena itu, saat rapat koordinasi (rakor) Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) pemda se-Kepri, diundang juga Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) perguruan tinggi yang ada di Kepri.

Rakor Kelitbangan se-Provinsi Kepri tahun 2018 bertempat di Hotel Golden View Batam, 19 September lalu. Rakor Kelitbangan ini mengangkat tema ‘Melalui Inovasi Kita Tingkatkan Daya Saing Daerah dan Unggul Di Bidang Maritim’.

Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M. Sc merupakan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (MRAH) Tanjungpinang salah satu yang diundang sebagai narasumber untuk memberi masukan dalam pengembangan maritim di Kepri.

Diundang pejabat lain seperti juga akademisi lainnya yakni Dr. Ir. Ophirtus Sumule, DEA sebagai Direktur Sistem Inovasi Daerah Ditjen Penguatan Inovasi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, serta Drs. Zainal Arifin, M. Si Kepala Bidang Pengembangan Inovasi Daerah Balitbang Kementerian Dalam Negeri RI.

Kepala Barenlitbang Pemprov Keprii Naharuddin mengatakan, rakor ini dalam rangka mewujudkan tugas dan fungsi perangkat litbang dalam merumuskan kebijakan pemerintah daerah dan pengarusutamaan inovasi daerah. Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Barenlitbang Provinsi Kepri, Sukarno Perbangkara S.T., M.M.Pub menyampaikan, rakor Kelitbangan ini didasari oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri No.17 tahun 2016 tentang Penelitian dan Pengembangan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah yang memerlukan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan lembaga-lembaga terkait.

Dalam pelaksanaan Rakor Kelitbangan tahun 2018 ini dihadiri oleh perwakilan dari 7 kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau, instansi Kelitbangan vertikal yang berada di wilayah Provinsi Kepri, beberapa OPD terkait di lingkungan Provinsi Kepri dan perwakilan dari LPPM perguruan tinggi se-Provinsi Kepri. Naharuddin M.TP mengatakan, pada hakikatnya inovasi daerah ditujukan untuk mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah dan pelayanan publik secara optimal dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sasaran inovasi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here