Kemen PUPR Bangun Asrama Kampus BTP

0
1098
Launching rusun: Menteri PUPR dan Menpan bersama Menpan RB dan Wali Kota Batam saat launching pembangunan rusun mahasiswa BTP Tiban, Jumat (5/5). f-istimewa

BATAM – Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), M Basoeki Hadimoeljono melakukan peletakan batu pertama, pembangunan rusun untuk asrama Batam Tourism Politeknik (BTP). BTP sendiri disebut-sebut milik Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN). Pembangunan dilakukan dengan dana APBN sebesar Rp9,33 miliar.

Peletakan batu pertama itu, dihadiri Menpan RB, Asman Abnur, Wali Kota Batam HM Rudi, Kapolda Kepri, Sam Budigusdian, Jumat (5/5). Asman sendiri enggan menanggapi pembangunan untuk yayasan miliknya. Namun, menurut Basoeki, pembangunan asrama itu, sebagai bentuk dukung pusat sektor pendidikan melalui pembangunan asrama.

”Asrama ini dibangun sebagai wadah akulturisasi, mengenal budaya antar mahasiswa. Apalagi ini untuk pariwisata,” katanya.

Basuki sendiri berharap, pemanfaatan asrama sesuai dengan peruntukannya. Asrama dimaksudkan untuk mahasiswa BTP yang dari pulau-pulau.

”Harus ada pengawasan yang ketat dan baik, dalam hal pemanfaatan asrama ini. Mudah-mudahan bisa dikelola juga sesuai management hotel,” tegasnya.

Menurutnya, bantuan asrama mahasiswa BTP itu karena pemerintah pusat mendukung pengembangan SDM pariwista. Membangun asrama yang memadai, merupakan salah satu cara pihaknya membantu.

”Tak hanya perguruan tinggi negeri yang mendapat bantuan, tapi juga beberapa PTS, seperti BTP,” jelasnya.

Dirjen penyedia Perumahan, Kemen PUPR Syarif Burhanudin mengatakan, ada 600 tower rusunawa yang dibangun Menteri PUPR, diperuntukkan bagi universitas negeri mau pun swasta, pondok pesantren dan masyarakat berpenghasilan rendah. Rusun mahasiswa BTP ini juga diakui, luasnya 1.463,08 m2. Dibangun satu tower dengan tiga lantai, tipe 24 yang terdiri dari 37 unit.

”Di unit diantaranya terdapat unit difable yang berada di lantai 1. Lantai 1 mampu menampung sebanyak 44 orang, sementara dilantai 2 dan lantai 3 mampu menampung sebanyak masing-masing 52 orang,” bebernya.

Dengan demikian, rusun yang akan jadi asrama mahasiswa itu, akan berkapasitas 148 orang. Masing-masing lantai akan dilengkapi oleh toilet komunal. Nantinya, rusun tersebut juga akan dilengkapi dengan ruang serbaguna, ruang pengelolaan yang berada dilantai 1.

”Akan dibangun selama 240 hari kalender dimulai dari tanggal 27 April 2017 sampai 22 Desember 2017. Pesan Presiden, jaga dengan baik, sehingga bisa bertahan dan dimanfaatkan untuk waktu yang lama,” ungkap.

Katanya bangunan itu akan mencapai 600 meter persegi. Berdiri diatas lahan 1.400 meter persegi. ”Minta agar dinding bukit dipotong untuk kenyamanan,” ucapnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here