Kemen PUPR Bangun Irigasi Sawah

0
965
FOTO BERSAMA: Bupati H Alias Wello (kiri) bersama Ditjen Sumber Daya Air Ir Agung Djuhartono CES dan Ady Indra Pawennari foto bersama di Kantor Kemen PUPR.F-TENGKU IRWANSYAH/TANJUNGPINANG POS

LINGGA – KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, siap membantu mensukseskan program cetak sawah baru di Kabupaten Lingga. Program cetak sawah baru, memiliki luas lahan sebesar 3 ribu hektare (Ha).

”Pak Menteri sudah memberi arahan, setiap program cetak sawah baru harus diprioritaskan bantuan pembangunan jaringan irigasinya. Khusus untuk Lingga, kita bantu melalui mekanisme DAK Penugasan,” tegas Ir Agung Djuhartono CES, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, di Jakarta, Kamis (28/9).

Penegasan itu disampaikan Agung saat menerima Bupati Lingga H Alias Wello di ruang kerjanya. Ia meminta, agar Bupati Lingga segera memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan untuk berkoordinasi dengan timnya.

Baca Juga :  Daik Rawan Krisis Air Bersih

”Usahakan secepatnya pak. Jangan sampai pak Presiden tahu, jika pak Bupati cetak sawah baru tapi jaringan irigasinya tidak ada. Segera tugaskan Kepala Dinas PU dan Kepala Bappeda untuk berkoordinasi dengan tim kami,” sebut Ir Agung Djuhartono.

Agung mengaku dapat memahami kegelisahan Bupati Lingga, terkait program Upaya Khusus (UPSUS) cetak sawah baru seluas 3 ribu Ha oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di wilayahnya. Sebab, program Kementan tersebut tanpa dibarengi dengan pembangunan jaringan irigasi.

”Kalau kita ikut aturan, kewenangan pembangunan jaringan irigasi dengan luas hamparan lahan di bawah 3 ribu Ha adalah kewenangan daerah. Tapi, bukan pusat tidak bisa bantu. Masih ada solusi penyelesaian lewat DAK Penugasan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemprov Bangun Kolam Renang di Desa Mepar

Bupati Lingga Alias Wello mengaku lega atas komitmen yang disampaikan Kementerian PUPR, untuk membantu pembangunan jaringan irigasi sawah baru di Lingga.

”Terus terang, dalam beberapa bulan terakhir saya risau soal irigasi ini. Kita sudah cetak sawah, tapi irigasinya tidak bisa dibangun oleh pemerintah pusat karena kendala kewenangan. Sementara, untuk menggunakan dana APBD, rasanya sulit terlaksana karena keterbatasan anggaran,” katanya.

Bahkan, ia mengakui sempat menyurati Presiden Jokowi agar ada kebijakan khusus soal pembangunan jaringan irigasi di wilayah kepulauan.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here