Kemenag Latih 15 Petugas Haji Kepri

0
670
Jamaah Haji Kepri saat cek paspor di Asrama haji Batam tahun dua tahun lalu.f-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kantor wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sudah membagi sebanyak 15 petugas haji tahun 1439 Hijriah/2018. Jamaah Calon Haji (JCH) untuk kloter pertama Embarkasi Hang Nadim Batam, dijadwalkan akan diberangkatkan 26 Juli mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kepri Subadi, mengatakan untuk mengurus calon Jamaah Haji kloter Kepri di tanah suci Mekkah, pihaknya telah membagi petugas haji untuk masing-masing kloter. Satu kloter terdiri dari lima personel petugas haji.

Karena pembagian petugas haji ditentukan oleh Kemeterian Agama RI, Kepri terbagi menjadi tiga kloter maka jumlah keseluruhan yakni 15 orang. ”Lima orang tersebut, pertama ketua kloter atau PPHI, kedua TPIHI kemudian tiga orang lainnya, petugas medis dari Kemenkes,” terang Subadi, kemarin.

Baca Juga :  Lulusan IP Fisip Unri Adakan Talk Show

Sambung dia, khusus petugas haji yang dinyatakan sudah siap berangkat mendampingi para jamaah di tanah Suci Mekkah, Kemenag Kepri sendiri, kata dia sudah melakukan proses pelatihan khusus terkait kesiapan dan bimbingan terhadap para JCH.

”Pada awal Mei kemarin, petugas Haji ini sudah menggelar pelatihan, tahap berikutnya penetapan petugas. Setelah penetapan ini selesai, kemudian kami akan mengumpulkan dokumen paspor per kloter, kemudian untuk di visa per kloter,” papar Subadi.

Sebagai informasi bahwa, Kementerian Agama mulai melatih petugas haji 1439 Hijriyah/2018 Juni mendatang, Jakarta. Petugas nantinya diberi orientasi sesuai dengan bidang tugasnya seperti untuk pelayanan umum, bimbingan ibadah dan kesehatan. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Umrah Nizar Ali, mengatakan pelatihan itu menyasar dua kelompok calon petugas haji yang akan bertugas melayani jamaah.

Baca Juga :  Kendaraan Dilarang Pakai Lampu Strobo

Nizar mengatakan di antara petugas yang akan menyertai jamaah haji atau biasa disebut kelompok terbang (kloter) dan petugas yang tidak menyertai jamaah haji (nonkloter). Petugas kloter terdiri atas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).

Sebelumnya, Direktur Bina Haji Khoirizi Dasir mengatakan jamaah haji Indonesia 2018 terbagi dalam 511 kloter. Karena itu, diperlukan 511 TPHI dan 511 TPIHI. Sementara kuota petugas nonkloter yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi setidaknya sekitar 800 orang. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here