Kemendag RI Sidak, Harga Sembako Turun Mendadak

0
201
Kasan Muhri dari Kemendag RI, bersama rombongan saat sidak di Pasar Bintancentre, kemarin. f-suhardi/tanjungpinang pos

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kasan Muhri menggelar inpeksi mendadak (Sidak) di pasar Bintancenter, Pasar Baru dan Pinang Lestari, Senin (17/12).

TANJUNGPINANG – Kasan Muhri didampingi tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Pemprov Kepri, Kota Tanjungpinang, Bulog Divre Riau-Kepri, dan Disperindag Kota Tanjungpinang.

Sidak ini bertujuan untuk memastikan harga dan stok kebutuhan pokok aman menjelang perayaan Natal 25 Desember 2018, dan menyambut tahun baru 2019 mendatang.

Selain menyapa para pedagang Kasan Muhri juga mengecek satu per satu loket dagangan pedagang dengan menanyakan harga barang. Seperti gula, bawang, cabai, dan harga daging. Mulai daging ayam potong dan daging sapi, termasuk mengecek harga beras.

Berdasarkan hasil sidak, ia mengatakan tidak ada kenaikan harga sembako diatas harga eceran tertinggi yang sudah ditentukan pemerintah pusat. Ia juga memastikan stok aman hingga Natal dan Tahun Baru 2019.

”Saya turun ke daerah, untuk memastikan stok aman hingga Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

Ia memastikan jika terdapat spekulan yang kedapatan menjual harga sembako melebihi harga HET (harga eceran tertinggi) maka ia perintahkan ditindak tegas oleh tim satgas yang sudah dibentuk.

Kasan tampak berdialog, menanyakan harga sampai mengecek satu persatu harga satuan Sembako yang dipasarkan pedagang.

Tak hanya ke pasar Bincen, Kasan bersama rombongan juga memantau harga sembako di swalayan Pinang Lestari, serta distribusi beras Bulog di gudang Bulog Batu 5 Bawah, Tanjungpinang.

Semua kebutuhan pokok, jelang libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 bisa memenuhi kebutuhan hingga menjelang pertengahan tahun 2019. Begitu pun harga kebutuhan pokok (Bapok) di pasar Bincen dan Pinang Lestari, tidak terlihat ada yang di atas harga yang ditentukan nasional.

Kasan Muhri menyampaikan, bahwa pihaknya akan menempatkan anggota khususnya di Tanjungpinang yang akan memantau harga Bapok khusus di Tanjungpinang sampai menjelang Natal, 25 Desember mendatang.

”Saya akan tempatkan perwakilan dari Kemendag, untuk setiap hari melaporkan harga kebutuhan pokok, saya minta kita awasi terus, bersama-sama,” terang Kasan.

”Saya tadi turun melihat, mengecek, harga bapok normal, kita harus pastikan harga ini tetap stabil sampai akhir tahun,” pinta Kasan.

Adapun daftar barang kebutuhan pokok yang dipantau, antara lain daging segar, Rp140 ribu per kg, ayam segar Rp40 ribu, daging beku Rp95 ribu, dari agen Rp85 ribu, cabai merah Rp 40 ribu, bawang merah Rp40 ribu, bawang India Rp30 ribu, bawang putih Rp28 ribu, bayam Rp12 ribu, cabai rawit Rp40 ribu, tomat Rp16 ribu. Bulog premium Thailand Rp11 ribu per kilo, Bulog Medium Vietnam Rp9700, beras Hores Rp12 ribu, padi emas, Rp13.500, serta beras premium lainnya rat-rata di jual dipasaran diatas harga normal.

Dewi, salah satu warga mengaku saat sidak, mendadak harga ayam turun. ”Sebelumnya ayam potong paling mahal mencapai Rp45 ribu. Tapi, sekarang hanya Rp40 ribu,” ujarnya. Ia berharap, ada sidak atau tidak ada sidak, harap dia mestinya harga pangan stabil.

”Kita harapkan harga sembako tetap stabil, bukan hanya saat ada perayaan keagamaan atau tahun baru,” harapnya. (SUHARDI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here