Kemendag Sebut Sembako Batam Stabil

0
112
Tim Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI meninjau pasar di Batam, salah satunya pasar Pujabahari, Senin (29/5), untuk memantau harga jelang Ramadhan F-ISTIMEWA

BATAM – Kementerian Perdagangan RI, bersama pemerintah kabupaten/kota, melakukan rapat terkait langkah menghadapi Ramadan. Sebelum melakukan pembahasan, mereka melakukan peninjauan harga ke pasar-pasar di Batam. Terutama pasar yang menyediakan bahan pokok. Dari hasil peninjauan itu, harga di Batam dinilai stabil.

Peninjauan dipimpin Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kemendag RI, Kasan, Senin (29/4) di Batam. Hari itu, sebelum rakor, melakukan peninjauan di pasar Pujabahari dan Pasar Tos 3000 di

Lubuk Baja. ”Stok bahan pokok jelang Ramadan di Batam cukup. Harga juga stabil,” ungkap Kasan.

Secara umum, pasokan tersedia dan tidak ada gejolak harga. Komoditi seperti bawang putih juga ada dan harga stabil. ”Ini kita perhatikan, karena di sejumlah daerah mengalami kenaikan,” katanya.

Dimana, harga bawang putih di Batam, disebutkan masih batas wajar, sekitar Rp 23 ribu hingga 25 per kilogram. Sementara cabai rawit mengalami penurunan harga dari sebelumnya yang sempat naik harga hingga Rp 70 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 35 ribu per kg. Sementara daging ayam, naik Rp 3 ribu dari Rp 37 ribu menjadi Rp 40 ribu.

”Kondisi stok dan harga di Batam aman jelang Ramadan. Tapi perlu diperhatikan. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jelang hari besar harga bahan pokok cenderung aman. Tapi setelah beberapa hari Ramadan, naik dan kerap menyumbang inflasi Batam,” ujar dia mengingatkan.

Selain meninjau di pasar itu, mereka juga melakukan peninjauan ke distributor beras serta ke gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Batam di Batuampar. Dari hasil peninjauan itu, dinilai stok tersedia. ”Kalau stok tidak ada masalah dari hasil peninjauan kita,” imbuhnya.

Sementara Kepala Bulog Batam Arie Apriansyah yang mendampingi Kasan mengatakan, stok beras di Bulog saja kini mencapai 1.200 ton. Angka ini belum termasuk tambahan dalam waktu dekat sebanyak 5 ribu ton yang akan masuk lagi dan akan ditempatkan di gudang baru yang kini proses pembangunan.

”Khusus beras ini, aman dan cukup cukup hingga akhir tahun. Di pasar, ada sekitar 100 ton dan di gudang tersedia 140 ton,” kata Arie. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here