Kemenkes Tugaskan Empat Dokter Spesialis ke Lingga

0
700
PENANDATANGANAN: Bupati Lingga H Alias Wello saat menandatangani MOU program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dengan Kementerian Kesehatan di Jakarta. F-ISTIMEWA

LINGGA – Kabupaten Lingga menerima empat dokter spesialis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS). Program itu hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, bersama Kemenkes RI. Kesepakatan kerja sama program WKDS, ditandatangani Bupati Lingga Alias Wello bersama pihak Kemenkes RI di Jakarta, Senin (24/7). ”Alhamdulillah, dengan MoU WKDS ini kita dapat tambahan dokter spesialis. Ini akan bermanfaat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan,” kata Syamsu Rizal, Kepala Dinas Kesehatan, pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP-KB) Kabupaten Lingga, kemarin.

Baca Juga :  Gedung SMAN 1 Singkep Dibangun

Ia menjelaskan, WKDS merupakan terobosan Kemenkes RI yang didukung oleh organisasi profesi bidang kesehatan di Indonesia. Tujuannya, untuk pemenuhan dan pemerataan tenaga spesialis terutama di daerah terpencil perbatasan dan kepulauan.
WKDS sebagai wujud kehadiran negara dalam memenuhi dan memeratakan pelayanan medik spesialistik yang bermutu di seluruh Indonesia. Adapun regulasi yang mengatur tentang WKDS, telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden No 4 Tahun 2017. Menurut Syamsu Rizal, kehadiran empat dokter spesialis ini sangat membantu daerah mengatasi kekurangan tenaga medis.

Baca Juga :  Daik Rawan Krisis Air Bersih

Namun, dari empat dokter spesialis tersebut salah satunya masih berhalangan.
Sehingga, kedatangannya ke Kabupaten Lingga harus ditunda. ”Karena dokter itu baru melahirkan, makanya ditunda. Jadi ketersedian dokter spesialis di tempat kita bertambah 3 orang,” ujarnya.

Ketiga orang dokter spesialis ini masih belum menutupi jumlah tenaga spesialis yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Lingga. ”Kita masih membutuhkan spesialis bedah dan spesialis anastesi. Ini baru angkatan ke tiga. Kita usahakan penambahannya pada angkatan selanjutnya,” ungkap Rizal. Jika difasilitasi empat dokter spesialis dan ditambah satu anastesi, menurutnya, akan mencukupi kebutuhan dokter spesialis untuk Kabupaten Lingga. (tir)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here