Kemenkumham Perketat Pengawasan di Lapas dan Rutan

0
173
Zaeroji

TANJUNGPINANG – Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepri Zaeroji mulai memperketat pengawasan penggunaan handphone bagi warga binaan sampai para pegawai. Ia juga minta agar seluruh petugas lapas lebih memperhatikan dalam pengawasan.

”Dengan aturan baru petugas Lapas dan Rutan tidak diizinkan membawa handphone ke dalam saat bertugas dan sudah disediakan loker di setiap Lapas dan Rutan,” katanya, kemarin.

Menurut Zaeroji, untuk dikatakan gagal dalam membina binaan di Lapas tidak bisa, karena pihaknya sudah berbuat. Dan jika terjadi pertikaian dalam Lapas, alat apapun bisa digunakan untuk pertikaian. Kita terus lakukan pembinaan dan pembenahan.

”Tidak mudah melayani warga binaan ini, seolah olah kita berhadapan dengan orang yang sakit dan harus diobati untuk penyembuhan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivas) Kemenkumham Kepri, Dedi Handoko menuturkan, maraknya penggunaan handphone di Lapas dan Rutan diindikasi ada peran oknum pegawai nakal.

”Bisa jadi, tidak bisa dipungkiri ada oknum pegawai kami yang terlibat juga,” sebutnya.

Dedi mengakui memang ada beberapa kejadian penggunaan handphone di Lapas Narkotika Tanjungpinang. Bahkan belum lama ini handphone bersama kotaknya dilempar ke dalam Lapas.

”Ada sebanyak 8 unit handphone dan telah kami laporkan ke Polsek setempat. Kita sungguh-sungguh untuk memberantas handphone, pungli dan narkoba,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan peredaran narkoba di dalam Lapas dan Rutan yang ada di Kepri, menindak tegas hal itu dan aturan di dalam juga sangat ketat.

Menurutnya, pihaknya juga sudah membuat aturan seketat mungkin. Pihaknya juga menekankan integritas pegawai Lapas dan Rutan. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here