Kemenpan Tetapkan, 355 Orang Ikut SKB

0
459
Tengku Dahlan

TANJUNGPINANG – Peserta yang lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang hanya 96 orang. Angka ini tidak memenuhi kuota dibutuhkan, 237 orang.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI, menetapkan aturan baru.

Kepala BKSDM Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan menuturkan, sesuai hasil Menpan RB RI, menetapkan 355 peserta CPNS mengikuti tes SKB nantinya.

Ini artinya, ada 259 peserta yang tidak lulus SKD diberikan kesempatan mengikuti SKB.

Khususnya untuk formasi sama sekali tidak ada peserta lulus. Mereka yang ikut, tentunya melalaui seleksi peringkat terbaik dari nilai kumulatif SKD yang ditentukan Panselnas.

Itu berdasarkan, Peraturan Menpan RB Nomor 61 Tahun 2018 tentang mengatasi persoalan banyaknya peserta tak lolos passing grade SKD yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Tengku menuturkan, dari 355 peserta yang nantinya mengikuti SKB, sudah termasuk 96 orang yang lulus SKD.

Ia menuturkan, bahwa dari 96 orang yang lulus passing grade tersebut, sekitar 10 orang diantaranya harus tersingkir karena melebihi kuota yang dibutuhkan untuk formasi tertentu.

Dicontohkannya, jurusan Tata Ruang, ada dua peserta yang lulus. Padahal kuota yang dibutuhkan hanya satu. Maka penentu kelulusan berdasarkan SKB nantinya.

Terkait cara penentuannya, Tengku menuturkan, nilai SKD sebelumnya akan ditambahkan dengan SKB dan dibagi dua.

“Jadi nilai rata-rata yang paling tinggi yang nantinya lulus,” tuturnya.

Sembari menuturkan, peserta yang ikut tes untuk formasi itu hanya mereka berdua tentunya. Tidak ada penambahan peserta lagi.

Mantan Sekda tersebut menuturkan, berbeda lagi bila yang dibutuhkan empat orang, namun yang lulus passing grade untuk formasi itu, hanya dua orang. Maka, untuk memenuhi ASN di formasi itu, ditetapkan enam orang lainnya ikut tes lagi. Mereka yang terpilih melalui perengkingan nilai SKD, minimal 255.

Meski demikian, Tengku menuturkan kelompok tesnya akan dibedakan. Bagi dua yang lulus, tesnya akan terpisah dengan enam orang lainnya yang ikut SKB.

“Kita mengikuti aturan Kemenpan RB saja, data yang kami terima 355 peserta yang akan ikut SKB nantinya,” ucapnya.

Terkait jadwal pelaksanaan tes, ia mengaku masih menunggu. Hanya saja infonya dalam waktu dekat.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma menuturkan, bahwa proses seleksi seluruhnya diserahkan ke Panselnas.

“Pemda tidak bisa intervensi. Kita berharap seleksi berjalan lancar, aman untuk memenuhi kuota yang dibutuhkan ASN di lingkungan Pemko,” ucapnya singkat (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here