Kemensos Instruksikan Tutup Lokalisasi

0
60
H Apri Sujadi

BINTAN – KEMENTERIAN Sosial RI telah menginstruksikan, agar 2 lokalisasi tak berizin di Bintan segera ditutup. Kebijakan pemerintah pusat ini ditegaskan, setelah Direktur Rehabilitasi Tuna Sosial Kemensos RI Sonny Manalu melakukan peninjauan ke Bintan.

Pada rapat koordinasi Kemensos RI dengan Pemkab Bintan, di Kantor Bupati, Bandar Seri Bentan, Jumat (2/11) lalu, Sonny menyebutkan, dari 168 lokalisasi di Indonesia, saat ini ada sekitar 15 lokalisasi yang belum dihentikan aktivitasnya. Dari 15 lokalisasi itu, 2 berada di wilayah Kabupaten Bintan.

”Memang perlu waktu. Namun harus dilakukan penutupan lokalisasi itu. Bukan Dinas Sosial saja yang harus bergerak, namun seluruh instansi terkait harus berbagi tugas,” ujar Sonny.

Dirinya mengungkapkan saat menanggulangi kawasan dolly di Surabaya. Ketika itu Kemensos memberikan bantuan untuk Pekerja Seks Komersial (PSK), masing-masing sebesar Rp 5,05 juta, dalam bentuk tabungan.

”Uang itu diberikan saat mereka pulang ke kampung halaman masing-masing,” ujarnya.

Bupati Bintan H Apri Sujadi meminta agar Dinas Sosial Kabupaten Bintan melakukan tahapan-tahapan upaya penutupan lokalisasi, sesuai dengan mekanisme perundangan-undangan yang berlaku.

”Bagaimana pun sudah kita minta. Tahapan-tahapan tetap harus dilakukan oleh Dinsos,” tutur bupati. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here