Kementerian PU Telaah DED Jembatan Babin

0
600
Naharuddin

BINTAN – Kepala Bappeda Litbang Provinsi Kepri Naharuddin memperkirakan, pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) dimulai paling lambat tahun 2020 mendatang.

Karena Detail Engineering Design (DED) pembangunan jembatan penghubung dari Pulau Bintan ke Batam itu, sedang ditelaah Kementerian PUPR.

Naharuddin mengatakan, anggaran untuk pembangunan Jembatan Babin itu, tidak menggunakan jasa dari investor. Presiden RI sudah menegaskan, menggunakan APBN. Tapi, tidak memungkinkan dibangun dengan anggaran APBN murni tahun 2019 ini.

”Kemungkinan, jembatan Babin yang menghubungkan dari Tanjunguban ke pulau Ngenang, terus ke Punggur (Batam) itu, dimulai akhir 2019 nanti. Paling lambat awal 2020 nanti.

Baca Juga :  Kapal Bantuan Nelayan Jangan Dijual

Sebab, DED jembatan Babin ini sedang ditelaah Kementerian PUPR,” kata Naharuddin, Senin (17/12) kemarin.

Kementerian PUPR pusat melakukan telaah atas DED pembangunan jembatan Babin ini, terang Naharuddin, karena ada perubahan sedikit konstruksi dan anggaran.

Awalnya, DED pembangunan jembatan Babin ini, menghabiskan dana sekitar Rp7,2 triliun. Tapi setelah dilakukan revisi, anggaran yang diperlukan bisa mencapai Rp4,8 triliun.

”Karena anggarannya cuma Rp4,8 triliun, makanya Presiden mengalokasikan dari APBN murni, tanpa mengandalkan investor. DED dengan biaya yang Rp4,8 triliun ini, sudah kita sampaikan ke Kementerian PUPR,” sebutnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here