Kenal di Medsos, Anak Remaja Dicabuli

0
60
Kapolsek dan Kanit Tanjungpinang Barat menunjukkan tersangka, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Jajaran Polsek Tanjungpinang Barat mengamankan pelaku pencabulan anak di bawa umur berinisial Ok (18). Ia melakukan pencabulan dengan berinisial N (16) di tanah lapang Jalan Puncak Indah, Kelurahan Bukit Cermin Tanjungpinang.

Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Firuddin mengatakan, kasus ini berawal dari masyarakat yang menangkap tangan mereka sedang berduaan di lapangan.

Usai mengamankan meraka masyarakat melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian. ”Sedang melakukan hal yang tidak mesti mereka lakukan, warga setempat langsung menangkap mereka,” katanya Kamis (11/10).

Kapolsek menyebutkan, pada saat diamanakan pelaku Ok dalam keadaaan posisi yang mestinya tidak boleh dilakukan karena melanggar agama. Orangtua N menerima laporan, tidak menerima kalau anaknya digauli dan dia melaporkan OK ke polisi. ”Mereka ini pacaran. Ketemunya lewat media sosial. Kenalnya juga baru,” sebutnya.

Kapolsek menyebutkan, keduanya melakukan hubungan badan berdasarkan suka sama suka. Awalnya, korban tidak mau melakukan hubungan layaknya suami-istri tersebut. ”Dari pengakuan pelaku mereka sudah tiga kali saling hubungan badan,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Barat Ipda Farid menuturkan, peran dan lingkungan yang sangat dibutuhkan untuk mencegah pergaulan bebas dikalangan remaja. Pengawasan termasuk dalam perilaku atau pergaulan saat ini. ”Perkuat agama. Sebelum melakukan sesuatu ingat tuhan dan orang tua, jangan terpengaruh dengan budaya barat,” tuturnya.

Lanjutnya, orangtua juga harus mengontrol jam pergaulan anak dan batasi menggunakan telpon pintar. Tingkatkan jam pengawasan terutama pada malam hari. ”Di atas pukul 18.00 orang tua harus lebih mengawasi anak, pantau dengan siapa dia bergaul dan hanphone miliknya selalu diperiksa,” ujarnya.

Kini pelaku mendekap di sell tahanan Polsek Tanjungpinang barat, pelaku dijerat pasal 81 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here