Kenapa KTP-el Lama Selesainya?

0
1030
REKAMAN KTP-el: Warga saat melakukan perekaman KTP-el di kantor Disdukcapil Tanjungpinang F-ANDRI/TANJUNGPINANG POS

MBS Pak saya mau tanya,kenapa E KTP anak saya belum siap juga dari 9 sept 2016,padahal sudah 3 kali perekaman,bulan september,desember 2016,dan september 2017,alasan data tidak ada,gimana tu pak
081277358975

Tanggapan:
Terima kasih, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tanjungpinang (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat.

Karena keterbatasan blangko KTP-elektronik dan keterbatasan mesin cetak, bisa saja salah satu penyebab, kenapa KTP masyarakat masih ada yang belum selesai di cetak. Namun, sebagai pengantinya, Disdukcapil mengeluarkan surat keterangan (suket) penganti KTP-el. Bagi yang telah melakukan rekaman KTP-el, langsung di keluarkan suket.

Suket ini penganti KTP-el dan fungsinya sama dengan KTP-el. Bisa untuk mengurus administrasi di pemerintahan, perbankan, rumah sakit, buat SIM, paspor atau mengurus adminitrasi lainnya.

Baca Juga :  Apa Kabar KTP-el?

Disdukcapil saat ini hanya memiliki satu mesin cetak, itupun hanya mampu mencetak 50 lembar KTP-el setiap harinya. Padahal, warga yang sudah melakukan rekam KTP-el sekitar 63.000 orang. Akibatnya, blanko KTP-el yang dikirim dari Kemendagri itu hanya menumpuk di Disdukcapil Kota sekarang ini.

Kemudian empat unit alat cetak KTP-el yang rusak belum juga diperbaiki oleh Kementerian Dalam Negeri, dalam hal ini Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Untuk membeli empat mesin cetak dari APBD Tanjungpinang, perlu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri dulu.

Karena empat mesin rusak belum di perbaiki, hal ini inilah yang membuat petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang terpaksa menggunakan mesin cetak Kartu Identitas Anak (KIA) untuk mencetak KTP-el milik warga.

Baca Juga :  Elpiji 3 Kg Jangan Dimonopoli

Sudah sekitar dua pekan Disduk menggunakan mesin cetak KIA ini untuk mencetak KTP-el. Sedangkan untuk empat unit mesin cetak KTP-el yang rusak sudah diserahkan di Disdukcapil Provinsi Kepri.

Tujuannya, supaya empat mesin cetak KTP elektornik milik Disdukcapil Kota Tanjungpinang segera diperbaiki. Mesin cetak ini akan ditangani oleh teknisi yang akan didatangkan dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Sampai saat ini, lanjut dia, sudah ada 126.000 warga Tanjungpinang telah mengantongi KTP elektornik. Sementara yang wajib KTP sebanyak 187.000 jiwa. Artinya, masih ada sekitar 61.000 lagi warga Tanjungpinang yang belum mengantongi KTP elektronik.

Meski sudah dapat 2.000 blanko KTP, Disduk berdiam begitu saja. Ia akan kembali meminta ke pemerintah pusat melalui Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memberikan blanko KTP tambahan untuk Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Banyak Usaha Terancam Tutup

Selain itu, ia sudah meminta ke Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, untuk mengalokasikan anggaran di APBD-P tahun 2017 ini. Anggaran yang diminta untuk membeli dua unit mesin perekam dan dua unit mesin cetak KTP elektronik.

Ia juga minta kepada warga agar sering mengecek KTP-elnya Disdukcapil, siapa sudah selesai cetak namun belum di distribusikan oleh petugas terkait. (dri)

H Irianto, SH
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here