Kenduri Akhir Tahun dengan Zikir Peduli Bencana

0
178
Wako HM Rudi, Wawako Amsakar Achmad dan Ketua DPRD Batam, Nuryanto saat zikir doa bersama, di Engku Putri Batam Centre. F-HUMAS PEMKO

BATAM – Bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia membawa keprihatinan bagi masyarakat Batam. Karena itu, konsep Kenduri Akhir Tahun 2018 digelar Pemerintah Kota Batam dengan sedikit perbedaan. Malam kenduri akhir tahun digelar dimulai dengan doa dan zikir Batam Peduli Bencana.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin saat acara zikir dan doa bersama di Dataran Engku Puteri, Senin (31/12) mengatakan, sejak dulu Batam termasuk wilayah yang peduli terhadap bencana yang terjadi di tanah air. Termaksud pada 2004 lalu, terjadi tsunami di Aceh, Batam berhasil mengumpulkan bantuan dana sebesar Rp 2 miliar.

”Tahun 2018 ini, Batam berhasil lagi mengumpulkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk Lombok dan sudah kita serahkan,” ujar Jefridin.

Menurutnya, Wali Kota Batam, HM Rudi kembali menggalang bantuan dana untuk korban tsunami di Palu. Batam kembali berhasil mengumpulkan Rp 3 miliar. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kota Batam yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Dan berharap masyarakat Kota Batam mendapat berkah dari Allah SWT.

”Sekarang kita sedang membahas, bentuk bantuan yang akan kita bangun disana. Sekarang kita juga gelar dzikir dan doa bersama sekaligus mengumpulkan dana untuk Banten dan Lampung,” tutur Jefridin.

Ketua Panitia Hari Jadi Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan, masyarakat dan Pemerintah Kota Batam selalu peduli terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah. ”Di malam pergantian tahun ini, kita juga melakukan penggalangan dana. Kotak sumbangan akan diletak di setiap titik pintu masuk Dataran Engku Putri. Bantuan ini akan dikoordinir Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat,” ujar Asisten Pemerintahan Setdako Batam ini.

Yusfa mengatakan untuk acara hiburan tetap dilakukan pada acara malam tahun baru ini. Karena penganggaran kegiatan sudah dilaksanakan sejak APBD 2018 disahkan November tahun lalu. Selain itu, kontrak dengan penyedia sudah dibuat sejak pertengahan tahun.

”Kalau tidak dilaksanakan akan menjadi masalah. Makanya tetap kita adakan hiburan dengan artis PAS Band dan band lokal lainnya. Tapi konsepnya diubah, dalam kesederhanaan,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan perayaan pergantian tahun kali ini juga tidak akan diramaikan dengan kembang api.

”Karena ini masih suasana duka, jadi kembang api kita tiadakan,” kata dia.

Di pihak lain, pada hari yang sama, Kantor Kementerian Agama Kota Batam juga menggelar istigosah dalam rangka Hari Amal Bhakti Kemenag ke-73 di Kantor Kemenag Batam di Sekupang. Pada acara ini, panitia mengumpulkan sumbangan dari jemaah untuk korban tsunami Banten dan Lampung. Dana yang terkumpul sebesar Rp 8.241.700.

”Ini bentuk keprihatinan kita. Sekaligus menjadi introspeksi bagi kita yang tidak terkena bencana,” kata Kepala Kemenag Batam, Erizal Abdullah.

Erizal mengatakan ada 11 kegiatan yang digelar dalam rangkaian Hari Amal Bhakti Kemenag ke-73.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pertandingan olahraga. Seperti badminton, voli, catur, tenis meja. Pertandingan diikuti peserta lintas agama, seperti perwakilan masjid, majelis taklim, umat Budha, dan sebagainya.

”Juga diadakan perkemahan pelajar lintas agama, lomba karya tulis ilmiah terkait kerukunan beragama,” tuturnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here