Kepri Bebas Bakteri Listeria Australia

0
322
Tjepcep Yudiana

TANJUNGPINANG – Masyarakat dunia sedang gempar dengan tewasnya empat warga Australia akibat diserang bakteri Listeria Monocytogenes yang terkontaminasi dalam buah rock melon di negara tersebut.

Untuk Kepri, sampai saat ini masih posisi aman. Bakteri mematikan itu belum masuk Kepri karena Indonesia terutama Kepri bukan pengempor buah melon dari Australia. Indonesia memang mengekspor daging sapi segar dari Australia, namun buah melon bukan salah satu komoditi yang diekspor. Hal ini juga sudah disampaikan Menteri Pertanian RI dalam pres rilisnya agar masyarakat Indonesia tenang.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Kepri, Tjepcep Yudiana mengatakan, sejauh ini belum ada laporan dari kabupaten/kota bahwa di Kepri bahwa di daerahnya ada yang terinfeksi bakteri tersebut.

”Jadi Kepri masih aman. Apalagi, buah yang dimakan warga kita terutama melon didatangkan dari Medan maupun Jawa. Bukan melon Australia,” ujar Tjepjep via ponselnya, Minggu (11/3). Berdasarkan keterangan dari pihak Kementerian Pertanian RI, kata Tjepjep, negara yang mengimpor melon dari Australia adalah Singapura dan Malaysia.

Tentu saja, dua negara ini akan melakukan pengawasan ketat dan pemeriksaan di pintu masuk sebelum buah tersebut masuk ke negara itu.

Apabila melon Australia ini masuk ke Kepri lewat Malaysia dan Australia, kata dia, ada Karantina Tumbuhan yang akan memeriksanya dengan ketat di pelabuhan atau bandara.

Jadi, ia mengimbau masyarakat Kepri jangan terlalu khawatir dengan informasi di dunia maya, sebab bakteri itu tidak masuk ke Kepri. Apalagi, bakteri ini akan menyerang jika memakan buahnya. Bukan seperti virus yang bisa menyebar lewat udara atau kontak manusia.

”Meski melon Australia tak masuk Kepri, yang namanya makan buah tetap harus higienis. Bersihkan dulu sebelum dimakan. Tetap jaga kesehatan diri sendiri dan keluarga,” pesannya. Di Indonesia, rock melon ini kerap disebut melon kuning. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here