Kepri Butuh Jurusan Pariwisata dan Kelautan

0
615
DISKUSI: Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak berdiskusi dengan mahasiswa Fisipol UMRAH di ruang kerjanya, Selasa (25/7) kemarin. f istimewa

Mahasiswa Fisipol UMRAH Ketemu Ketua DPRD Kepri

TANJUNGPINANG – Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak menuturkan, saat ini Kepri masih membutuhkan banyak tenaga ahli di bidang pariwisata dan kelautan.  Untuk itu, ia mendorong semua lembaga pendidikan Kepri agar dapat mencetak tenaga di bidang pariwisata dan perikanan yang profesional. Saat ini, pengembangan sekolah atau perguruan tinggi pariwisata masih terpusat di Pulau Jawa dan Bali. Padahal, Kepri sebagai pintu masuk ke tiga turis setelah Jakarta dan Bali.

Ia meminta agar pendirian perguruan-perguruan tersebut juga hadir di wilayah Kepri. ”Kita harusnya memperbanyak fakultas bidang pariwisata dan perikanan. Jadi, anak-anak Kepri yang ada tidak harus keluar daerah untuk bersekolah,” kata Jumaga saat menerima kunjungan mahasiswa Fisipol, Umrah diruang kerjanya, Selasa (25/7).

Menurutnya, tenaga pariwisata sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan di Provinsi Kepri dan juga dibutuhkan hampir di seluruh wilayah Indonesia, seiring dengan perkembangan disektor industri pariwisata di Tanah Air. ”Semua daerah memiliki sektor pariwisata alam dan seni budaya, karena itu daerah-daerah terus berpacu untuk membangun fasilitas penunjang pariwisata lainnya, mulai dari hotel dan restoran,” ungkapnya.

Dengan semakin banyaknya fasilitas penunjang pariwisata dan kelautan tersebut tentu kebutuhan tenaga terampil dan profesional semakin banyak diperlukan. Menurutnya lagi, selain dua bidang ilmu tersebut, progam studi (Prodi) hubungan internasional juga sangat diperlukan di Kepri ini. Ini dikarenakan letak Kepri yang bersinggungan langsung dengan negara-negara tetangga. ”Atas kondisi tersebut, tentunya kami di DPRD mendukung langkah UMRAH untuk menguatkan mahasiswa program studi Hubungan Internasional dalam membina hubungan studi dengan negara-negara tetangga,” katanya.

Dosen Fakultas Fisipol UMRAH, Dani Akbar mengatakan, mahasiswa rencananya akan melakukan studi banding ke negara tetangga, Singapura dan Malaysia untuk bertukar informasi.(SUSANTO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here