Kepri Menanti Persetujuan Presiden

0
594
SHIPYARD: Salah satu shipyard di Batam. f-abas/tanjungpinang pos

Ketika Ekonomi Lesu, KEK Jadi Harapan Baru

Berbagai persoalan menimpa Kepri saat ini hingga pertumbuhan ekonomi anjlok selama dua triwulan. Yang diharapkan pun tak terwujud juga.

TANJUNGPINANG – Belum hilang di ingatan, pertumbuhan ekonomi Kepri hanya 2,02 persen di Triwulan I tahun 2017 dan 1,52 di Triwulan II. Hal membuat angka pengangguran meningkat terutama di Batam. Kemiskinan kian mendera masyarakat. Lego jangkar yang diharapkan menambah pundi-pundi daerah juga jauh dari harapan. Apalagi, ada informasi bahwa Kepri tahun 2018 nanti kemungkinan tidak akan mendapat alokasi tambahan satu unit KM Sabuk Nusantara.

Serapan APBD yang diharapkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri di Triwulan II ternyata tidak berpengaruh apa-apa. Gubernur Kepri H Nurdin Basirun pun harus putar otak untuk mengatasi banyaknya persoalan itu. Sebetulnya banyak hal yang ia andalkan untuk memajukan pertumbuhan ekonomi Kepri saat ini, supaya tidak melebar ke semua daerah. Salah satunya pemanfaatkan ruang laut, zonasi wilayah 0-12 mil. Dengan memanfaatkan ruang laut ini, ia bertekat, segala hal aktivitas yang menjadi kewenangan provinsi bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru.

Namun, apa yang digerakkan itu, lagi-lagi jadi masih jadi impian. Sejak April lalu hingga saat ini, belum ada satu rupiah pun retribusi dari hasil laut itu didapatkan pemprov, lantaran masih tersandera evaluasi kementerian. Ekonomi Kepri dipastikan makin lesu. Ditambah dengan makin jarang turis Wisata manca negara (Wisman) yang berkunjung ke wilayah Kepri.

Hal itu sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, tentang kunjungan wisman pada Juli 2017 yang menurun. Tercatat, jumlah kunjungan wisman pada Juli hanya sekitar, 166.260 orang atau mengalami penurunan sebesar 5,16 persen dibandingkan pada Juni yang sudah rata-rata 175.309 kunjungan.

Penurunan jumlah kunjungan tersebut dihitung dari tiga pintu masuk wisman yang ada di Kepri yakni, Batam, Bintan, dan Karimun. KEK menjadi harapan baru Kepri. Namun, belum ditetapkan Presiden. Sehingga, investasi belum ada. Inilah yang ditunggu-tunggu untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kepri saat ini.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here