Kepri Provinsi Maritim Terluas yang Harus Punya TNI AL Berkualitas Dunia

0
104

TANJUNGPINANG – Kepulauan Riau yang wilayahnya 96 persen perairan merupakan Provinsi Kepulauan (maritim) terbesar di Indonesia. Kondisi ini menuntut daerah untuk memiliki TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lantamal IV yang besar dan berkelas dunia (world class navy).

Hal itu dikatakan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., yang dibacakan oleh Wadanlantamal IV Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Wadanlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Dr. Imam Teguh Santoso, S.T., M.si, dalam sambutan di hadapan Perwira Siswa (Pasis) Dikreg Sesko TNI angkatan ke- XLVI di Aula Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jalan Yos Sudarso No.1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (20/8).

Wadan Lantamal IV Tanjungpinang menjelaskan, wilayah kerja Lantamal IV masuk dalam Alki I, yang merupakan jalur pelayaran yang sangat padat dilalui oleh kapal-kapal negara asing, dan berada di posisi terdepan berhadapan langsung dengan beberapa negara tetangga. Selain itu untuk menjamin kepentingan nasional Indonesia serta turut menjaga stabilitas keamanan baik regional maupun internasional.

Kunjungan resmi Pasis Dikreg Sesko TNI angkatan ke-XLVI adalah dalam rangka Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN), yang diikuti sebanyak 31 orang terdiri dari 27 pasis gabungan yaitu TNI Angkatan Darat (TNI AD), TNI Angkatan Laut (TNI AL), TNI Angkatan Udara (TNI AU), kemudian 2 orang Pasis Polisi Republik Indonesia (Polri), serta 2 Pasis dari Negara Singapura dan Arab Saudi.

Di dalam kunjungan tersebut rombongan Pasis Dikreg Sesko TNI angkatan ke-XLVI dipimpin oleh Direktur Evaluasi dan Pengembangan (Direvbang) Sesko TNI  Marsekal Pertama TNI Anwar Kasim.

Sementara itu, Direvbang Sesko TNI mengatakan, kegiatan KKDN mempunyai peran penting dalam membangun perspektif Pasis agar, mampu menyusun konsep pengembangan pemikiran dan pertahanan negara untuk pemerintah daerah, dan sumbangan pemikiran, pembinaan kemampuan pertahanan wilayah untuk wilayah terkait beserta jajaran. 

“Kegiatan ini merupakan bentuk aplikasi secara langsung dari teori yang telah diterima oleh Pasis, di mana dihadapkan dengan kondisi nyata,” tutur Direvbang Sesko TNI.

Selesai sambutan, acara dilanjutkan dengan paparan yang disampaikan oleh Asisten Operasi (Asops) Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Edward H Sibuea, S.T., tetang profil dan tugas pokok Lantamal IV,  serta tugas-tugas lainya seperti bantuan operasi pada otoritas sipil. 

Asops Danlantamal IV dalam paparannya menjelaskan, Lantamal IV memiliki Tim Pemukul Fleet One Quick Response ( F1QR), yang telah berhasil menggagalkan berbagai tindak pidana tertentu di laut dan penyelundupan seperti penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu, elektronik , tenaga kerja ilegal, Baby Lobster, unggas dan hewan satwa  yang di lindungi serta pelanggaran pelayaran kapal yang melalui jalur laut di perairan wilayah Kepri.” Jelasnya. 

Usai penyampain paparan diberikan kesempatan tanya jawab dari Pasis Dikreg Sesko TNI kepada pemapar.

Acara ditutup dengaan tukar menukaran cindera mata dan foto bersama  di depan gedung Mako Lantamal IV.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV. (*/jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here