Kepsek Sosialisasi Bahaya Pungli

0
550
SOSIALISASI: Kadis Pendidikan Bakri Hasyim ketika menyampaikan sambutan sosialisasi bahaya Pungli di hadapan kepala sekolah. f-ALRION/tanjungpinang pos

KARIMUN – Sedikitnya 200 kepala sekolah dari hampir semua sekolah di Karimun mengikuti sosialisasi pungutan liar (pungli) sebelum pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2017 dan 2018, Rabu (31/5). Sosialisasi tersebut, untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh kepala sekolah terkait rawannya pungli saat peneriman siswa baru.

”Kepala Sekolah dibekali pemahaman apa itu pungli, dan jenis jenisnya,” kata Bakri Hasyim, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, kemarin.

Ia menegaskan, apa yang telah dipungut di sekolah semua dianggap pungli dan harus ada penjelasan terlebih dahulu. Menurutnya, sosialisasi menjadi pedoman kepala sekolah dalam menghadapi penerimaan siswa baru. Sehingga nantinya, mereka tidak perlu ragu dan bimbang dalam menjalankan program yang ada di sekolah.

Ia memahami kondisi yang dialami para kepala sekolah, sejak saber pungli dibentuk di Karimun. Khawatir kebijakan menerapkan biaya kepada calon siswa dianggap pungli, meskipun uang yang dibayarkan calon siswa adalah untuk keperluan siswa sendiri. Untuk itu, pemahaman tentang jenis pungli harus dipahami. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here