Keragaman Suku Jadi Modal Kepri

0
72
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun meneken peresmian Meunasah Meuligoe Aceh, Dapur 12, Batam, Sabtu (10/2) malam sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad 1439 H. F-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Resmikan Meunasah dan Peringati Maulid Nabi di Dapur 12

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) H Nurdin Basirun mengatakan, kemajemukan yang ada di negeri ini merupakan sebuah berkah yang dapat memperkuat bangsa. Kemajukan di Kepri juga menjadi modal besar untuk membangun negeri ini.

BATAM – Indonesia karena semua suku dari seluruh provinsi yang ada di Nusantara ini ada di Kepri. Karena itu harus mencerminkan kekuatan kemajemukan itu.

”Kita negara Pancasila, keberagaman harus kita jaga dan manfaatkan sebagai sebuah kekuatan bangsa,” kata Nurdin saat Maulid Nabi Muhammad 1439 H dan Peresmian Meunasah Meuligoe Aceh, Dapur 12, Batam, Sabtu (10/2) malam.

Nurdin menambahkan, kekuatan itu dijadikan modal untuk membuat Kepulauan Riau semakin hari semakin maju. Dirinya, kata Nurdin, tidak bisa bekerja sendiri untuk negeri ini.

Semua harus bersama-sama dan bahu membahu sesuai ideologi dan profesi masing-masing untuk memajukan Kepri. Dan semua ini dimiliki Kepri karena keberagaman tersebut.

”Kemampuan anggaran kita terbatas, tapi Insya Allah dengan doa semua nanti perjuangan kita hari ini akan tercapai. Kepri menjadi poros maritim. Jika Undang-Undang (UU) tentang Daerah Kepulauan disahkan, daerah kita makin maju dan wisata di seluruh wilayah Kepri semakin maju juga,” kata Nurdin.

Peringatan Maulid Nabi ini mengusung tema “Kita Persiapan Generasi Muda Penerus Bangsa di Usia Dini”. Hadir pada kesempatan itu anggota DPRD Kepri Daerah Pemilihan Batam, Irwansyah dan Surya Makmur Nasution.

Irwansyah menyampaikan bahwa Gubernur Nurdin untuk pendidikan dan keagamaan sangat berkomitmen. Nurdin, kata Irwansyah, selalu hadir berjamaah Salat Subuh di masjid-masjid.

Untuk pendidikan sudah tiga sekolah menengah atas didirikan di kawasan Sagulung. Tahun ini di Tanjungriau dan Batuaji ada pembangunan sekolah menengah atas juga termasuk SD. Kemudian ada pembangunan SMA juga di Karimun.

Ia menambahkan, Pemprov Kepri juga mengakomodir guru-guru honor dan diberi gaji yang sepadan. Semua itu agar proses belajar mengajar di Kepri tidak timpang.

Saat ini, Kepri masih kekurangan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS). Untuk menutupi kekurangan itu, maka guru honor digaji termasuk ada juga pengangkatan Guru Tidak Tetap (GTT) oleh pemprov.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here