Keramba Ikan Nyaris Hantam Rumah Warga

0
831
DIHEMPAS GELOMBANG: Keramba apung milik kelompok budidaya yang terhempas gelombang kini terdampar di pantai dekat permukiman warga.F-ISTIMEWA

NATUNA – DIHANTAM gelombang tinggi, keramba apung berbahan fiber milik Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) hampir menghantam rumah warga. Setelah terombang-ambing dihantam gelombang, akhirnya tali pengaman keramba pun putus.

Akibat cuaca ekstrim, keramba bergeser 500 meter dari tempat asalnya di Teluk Baruk, Kecamatan Bunguran Timur.

”Cuaca buruk sejak pagi hingga malam hari, dan kondisi angin sangat kencang tentunya sangat mengerikan. Apalagi, kami yang tinggal di bibir pantai. Pasalnya, selain kayu besar sampai keramba apung bantuan dari dinas perikanan untuk kelompok nelayan juga terhempas. Sehingga, nyaris mengenai rumah warga,” kata Parman, warga sepempang yang sedang melintas, Kamis (21/12).

Baca Juga :  Pemkab Tingkatkan Jaringan Telekomunikasi

Parman mengungkapkan, akibat kejadian itu keramba apung mengalami kerusakan bahkan semua jaring dan fiber apunya tertimpa kayu besar. Biasanya keramba itu untuk membesarkan dan mengembangbiakan bibit ikan laut. Dan menyimpan ikan hasil tangkapan para nelayan kelompok.

”Sekarang keramba itu sedang diusahakan, agar ditarik kembali oleh para anggota kelompok nelayan ke posisi semula,” ucap Parman.

Sementara seorang nelayan bernama Jul mengatakan, untuk keramba ini sedang diusahakan untuk dipindahkan kembali ketempat asalnya. Karena jika dibiarkan, bisa menghantam rumah warga yang ada ditepi pantai.

Baca Juga :  Puskesmas Ranai Wakili Kepri di Ajang Nasional

”Sebelumnya keramba itu sudah kita ikat kuat, agar tidak terhempas oleh gelombang tinggi yang melanda Natuna. Namun, karena gelombang itu sangat kuat sekali tali pengikat putus,” papar Jul.

Jul juga menambahkan, sebelumnya ikan-ikan didalam kerambah sudah dipindahkan. Pihaknya sudah mengantisipasi, jika hal buruk terjadi ketika cuaca ekstrim melanda Natuna.

”Untung saja ikan-ikan yang ada di keramba sudah dipindahkan terlebih dahulu, kalau tidak jelas ratusan juga sudah pasti hanyut juga dibawa gelombang,” tandasnya. (HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here