Kerawanan Pemilu Kepri Masuk Katagori Sedang

0
204
GUBERNUR Nurdin Basirun foto bersama dengan tamu undangan sebelum acara. F-Istimewa

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mesti lebih gencar mensosialisikan Pemilu Serentak 2019 ke masyarakat. Pasalnya, masih sangat banyak masyarakat yang tidak tahu kapan Pemilu Serentak dilaksanakan.

Banyaknya ketidaktahuan masyarakat ini terungkap dari survei yang digelar Kemendagri. Hal itu ditegaskan Kabag Perencanaan Ditjen Polpum Kemendagri RI Sri Handoko Taruna dalam persentasinya dalam Forum Kesbangpol Se-Provinsi Kepri yang digelar Senin (25/3) di Hotel CK Tanjungpinang.

”Dari survei itu juga terungkap masyarakat cukup antusias untuk menggunakan hak pilihnya, hingga kita semua perlu terus menyampaikan pemilu ini ke seluruh lapisan masyarakat,” sebut Sri Handoko.

Sementara untuk tingkat kerawanan, secara nasional dibagi menjadi tiga katagori, yakni katagori rendah, sedang dan tinggi.

Provinsi Kepri masuk dalam katagori kerawanan sedang karena geografis Kepulauan Riau. ”Kita mesti membangun perspektif perdamaian menghadapi Pemilu 2019 dengan menghindari praktik politik identitas, menghindari isu sara, dan menghindari politik uang,” ujar Sri Handoko, dihadapan para kepala Badan Kesbang dan pimpinan ormas dan tokoh agama.

Sementara itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun sebelum membuka acara forum Kesbangpol berharap kegiatan itu akan semakin memotivasi setiap elemen dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2019 dan menjaga kerukunan sesama.

”Pemprov menyambut positif kegiatan ini demi kepentingan bersama. Apalagi, Bahasa Indonesia yang kini dgunakan sebagai bahasa remi negara berasal dari bahasa Melayu Pulau Peyengat, hingga kita dituntut untuk menjadi tauladan bagi daerah lain. Mari wujudkan Pemilu yang bermartabat,” kata Nurdin Basirun

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepri, Lamidi menyebutkan, pihaknya mengundang setiap kepala Kesbang Se-Kepri, ada 100 undangan. (jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here