Kering, Jutaan Kubik Sedimen Bikin Dangkal

0
152
WADUK Sei Harapan makin dangkal dan akan dikeruk. f-istimewa

Ketika Hutan Di Hulu Waduk Dikonversi Masyarakat

Hutan menjaga sumber air di waduk-waduk yang ada Sei Harapan Kota Batam. Namun, lama kelamaan hutan dikonversi masyarakat di hulu waduk yang mengakibatkan lahan tandus dan gundul, sehingga sumber air mengering.

BATAM – Selain itu, tanah terkikis dan terbawa air ke dasar waduk yang membuat pendangkalan. Karena itulah, pengerukan untuk mengatasi pendangkalan sedang diupayakan. Setelah pendangkalan teratasi, diharapkan

masyarakat menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Dam Sei Harapan.  Ke depan, juga akan dilakukan penghijauan untuk menjaga kelestarian lingkungan Dam. Badan Pengusahaan (BP) Batam sendiri sejak tahun lalu, sudah mencangkan pengerukan, karena sendimen yang tebal didasar dam.

Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, mengakui jika ATB selaku pengelola Dam Sei Harapan dan BP Batam sebagai pemilik aset, sedang mengupayakan optimalisasi dam untuk mengatasi pendangkalan yang terjadi.

Kondisi seperti ini bisa menyebabkan wilayah Sekupang mengalami krisis air dan opsi rationing mungkin akan dilakukan. ”Itupun hanya untuk mengulur waktu ketahanan air baku saja,” kata Maria.

Maria menambahkan, pengerukan untuk mengatasi pendangkalan harus diimbangi dengan kelestarian lingkungan di sekitar Dam Sei Harapan.

Penghijauan harus digalakkan karena bermanfaat untuk mengurangi sedimentasi akibat lumpur dan lainnya sehingga pendangkalan bisa diminimalisir.

”Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar Dam Sei Harapan dan mengurangi konversi lahan di area hulu agar asa untuk menikmati air bersih hingga ke generasi berikutnya tetap bisa dipenuhi oleh Dam Sei Harapan” jelas Maria.

Dibeberkannya, Dam Sei Harapan memiliki panjang 250 m, tinggi 17 m dan lebar 9 m dengan luas daerah tangkapan air mencapai 993,02 hektare, luas permukaan 87,64 hektare, luas genangan 75 hektare serta kemampuan abstraksi air baku mencapai 210 lps. Sejak awal pembangunannya, Dam Sei Harapan adalah salah satu primadona dan waduk andalan di Kota Batam.

Tahun 2017, BP Batam sudah menyiapkan rencana normalisasi atas Dam Sei Harapan. Pada prinsipnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) diakui sudah disetujui. Hanya saja, besarnya dana, masih dilakukan perhitungan.

Dam itu diperkirakan memiliki lumpur 1 juta meter kubik, dan akan dibuang. Dana pengerukan atau normalisasi dam, Kementerian PUPR, akan menggunakan dana bank dunia.

Penumpukan terjadi di Dam itu, hingga kapasitas berkurang sekitar 1 juta meter kubik. Saat ini, diakui waduk Sei Harapan menjadi prioritas, karena paling mendesak.

Setelah itu selesai baru waduk-waduk lain di Batam. BP Batam mengakui, kerja sama dengan Kementerian PUPR berjalan melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera IV, yang ada di Batam.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here