Kerja Sulit, Beberapa Warga Mikir Jadi KPPS

0
82
KETUA PPS di Tanjungpinang rapat di kantor KPU Tanjungpinang soal mencari KPPS. f-istimewa/kpu tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2019 memiliki tantangan tersendiri. Karena dipastikan kerja KPPS bertambah berat dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.

Hal itu yang menjadikan beberapa warga enggan menjadi petugas KPPS. Ditambah honor yang diterima sekitar Rp500 ribu dengan kerja dari pagi hingga tengah malam.

Di Kelurahan Air Air Raja misalnya, dilakukan pertemuan yang dipasilitasi RT untuk diskusi bersama KPU dan perangkat RT soal masalah dua periode dan honor yang akan nantinya diterima mereka.

”Kami memang diskusi soal KPPS ini. Saya juga tidak bisa menjadi petugas KPPS karena sudah dua periode. Dari pada bermasalah di lapangan,” ujar salah satu RT di Kelurahan Air Raja, Irwan.

Saat ini KPU Kota Tanjungpinang mengajak masyarakat Kota Tanjungpinang untuk ikut berpartisipasi hingga terlibat langsung dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 ini.

Partisipasi yang diharapkan, adalah masyarakat segera mendaftarkan diri untuk bergabung hingga menjadi KPPS pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019.

Proses perekrutan anggota KPPS sedang berlangsung di tingkat kelurahan se-Kota Tanjungpinang. ”Batas terakhir tanggal 27 Maret 2019. Hari ini (Selasa, red) kita akan cek ke tingkat kelurahan, sudah berapa banyak masyarakat yang berminat untuk menjadi anggota KPPS,” kata Yusuf Mahidin, Divisi Partisipasi Masyarakat (parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Senin (18/3).

Kata Yusuf Mahidin, KPU Kota Tanjungpinang butuh 3.969 Anggota KPPS. Nanti, mereka akan ditugaskan melayani masyarakat khususnya yang memiliki hak pilih. Agar masyarakat tersebut bisa menyalurkan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Saat ini, ada sebanyak 567 TPS se-Kota Tanjungpinang. Setiap TPS, ada 7 anggota KPSS.

Diharapkan, ada mahasiswa/i, dosen dan guru yang mau ikut berpartisipasi hingga terlibat langsung untuk menjadi Anggota KPPS pada Pemilu serentak 2019 ini. Karena mereka memiliki kemampuan serta pendidikan yang bagus.

”Ini yang kita harapkan. Kita sudah himbau serta mengajak mahasiswa/i, dosen dan guru saat berada di sekolah dan kampus,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here