Kerjanya Keroyokan, Progres Kerja TMMD Makin Kelihatan

0
108
Suasana Pembangunan batu miring di TMMD ke-103 di Desa Pegudang, Rabu (17/10).

BINTAN – Progres kerja pembangunan infrastuktur di TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-103 berlangsung cepat. Memasuki hari ke-3 TMMD, pembersihan jalan yang akan dibangun sudah bersih semua. Pembuatan cerucuk untuk batu miring juga berlangsung relatif singkat. Sepanjang 1.150 meter rawa yang membentang di jalan yang akan dibangun, sudah sekitar 100 meter yang selesai ditimbun. Jumlah masyarakat yang ambil bagian pada TMMD di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong ini juga terus meningkat. Ada belasan warga setempat yang ikut bahu membahu mengerjakan proyek fisik pembangunan seluas 4,05 KM ini.

Menurut Lettu inf M. Yusuf yang terlihat bekerja sambil mengawasi Satgas TMMD, selain personil TNI AD, ada juga prajurit TNI AL, AU dan Polres bersama masyarakat yang berbaur membangun infrastruktur jalan yang diinginkan masyarakat setempat.

“Total yang kerja ada 98 orang. Masing-masing sudah ada pembagian tugasnya supaya semakin hari semakin terlihat progres kerjanya. Harapan kita, pekerjaan ini dapat selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” kata Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD di Pengudang ini.

Menurutnya, pekerjaan fisik yang dilakukan oleh satgas TMMD seperti pemasangan batu miring, pembukaan jalan, penimbunan dan pemasangan kayu cerucuk terus dilakukan.

“Cerucuk adalah pondasi yang didesain untuk membangun di atas kondisi tanah yang kurang mendukung dengan kondisi tanah yang kurang stabil dimana elevasi muka air tanah yang cukup tinggi. Pondasi Cerucuk menancapkan kayu sebagai daya dukung tanah dengan diameter 8 -15 sentimeter. Hampir sama dengan prinsip pondasi pancang,” jelasnya.

Untuk hari ke 3 saja, sebutnya, ada 90 batang kayu yang ditanam untuk membuat cerucuk.

“Kayu cerucuk ini yang menjadi dasar dari batu miring karena kondisi tanah yang berupa rawa. Dengan cara ini batu miring yang dibuat akan memiliki masa pakai yang lama untuk mencegah terjadinya longsor pada badan jalan yang dibuat dan melintasi sungai,” sebutnya.(jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here