Kerjasama Batam Padang-Jambi Terkandala Transportasi

0
504
Pasar toss 3000, Jodoh yang selama ini jadi pusat penjualan sayuran di Batam. f-istimewa

BATAM – Batam-padang-Jambi sudah ada kerjasama bahkan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS). Namun, kerja sama itu belum berjalan hingga saat ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin mengakui kalau kerjasama itu terkendala transportasi, dalam mendatangkan hasil produksi pertanian di Padang. Demikian dengan Jambi.

Menurut Jefridin, kerjasama belum sampai realisasi, karena kendala trasportasi. ”Transportasi masalahnya. Dari Padang, tidak mungkin dibawa pakai kapal laut. Kapan sampainya,” kata Jefridin.

Dengan demikian, hasil pertanian dari Jambi dan Padang, belum ada masuk Batam. Pengusaha belum ada yang melakukan kegiatan untuk mendatangkan barang dari Sumbar dan Jambi. ”Harus ada pengusahanya. Ada kemarin yang tertarik, tapi mereka menghitung cost, belum jalan,” sambungnya.

Pengusaha akan mendatangkan hasil produksi pertanian, jika bisa mendapat keuntungan. ”Mereka hitung transportasi. Kalau masuk, baru dilakukan. Orang dagang kan mikir untung,” ujar Jefridin.

Sementara, kendala mendatangkan hasil pertaniannya ke Batam juga diakui terkendala transportasi. Dimana, sebelumnya Jambi sudah sepakat dengan Tanjung Jabung, Jambi, untuk mengirim hasil produksi pertanian ke Batam. Namun kendala terkait transportasi. Alasannya, kapal dari Jambi menuju Natuna dulu sebelum sampai di Batam. ”Jadi lagi-lagi terkendala transportasi. Karena dari Jambi, rute ke Natuna baru Batam,” bebernya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here