Kerusakan Parah, Satu KK Dapat Rp 3 Juta

0
679
BANTUAN: Pengurus PSMTI Tanjungpinang dan IPTI Kepri foto bersama dengan korban kebakaran usai menyerahkan bantuan, Jumat (21/7). f-desi purba/tanjungpinang pos

PSMTI dan IPTI Kepri Bantu Korban Kebakaran

TANJUNGPINANG – Korban kebakaran di Jalan Teladan Pelantar Gurindam VI, RW X RT 4, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat kembali menerima bantuan, Jumat (21/7) di posko bantuan yang tak jauh dari lokasi kebakaran. Kali ini mereka menerima bantuan dari Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tanjungpinang-Bintan yang dipimpin Fredy SE MM. Kunjungan kali itu juga didampingi Ketua PSMTI Provinsi Kepri, Eddy Hussy dan Ketua PSTMI Karimun serta Batam.

Di kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Kepri, Hendra Asman beserta Ketua IPTI Tanjungpinang-Bintan juga memberikan perhatian berupa uang, sembako dan pakaian layak pakai. Fredy SE MM berpesan kepada korban jangan lagi bersedih. Harus bangkit dan menatap ke depan. Ia berharap para korban dapat kembali memiliki rumah. ”Musibah memang tidak diinginkan, tetapi tidak bisa ditolak atau dikendalikan. Untuk itu, kita harus menerima dan berusaha agar lebih baik,” ujarnya dalam kata sambutan sebelum penyerahan sumbangan.

Baca Juga :  Pejabat Eselon II Pemprov Ramai-ramai Kunker

Disebutkannya, bagi penerima jangan melihat jumlah, sebab ini merupakan ketulusan dari pengurus dan donatur PSTMI mulai dari tingkat Kepri dan kabupaten-kota untuk membantu. Pihaknya telah sepakat, bantuan yang diberikan tidak dalam bentuk sembako melainkan dana segar. Untuk korban yang rumahnya terbakar parah diberikan Rp 3 juta. Sedangkan yang ringan Rp 1 juta per rumah.

Sesuai data yang dimiliki, ada 16 rumah yang terbakar parah dan ada 6 yang kondisinya sedang atau ringan. ”Mudah-mudahan dana ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal, tentu tidak bisa membangun rumah namun bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan,” ucap ketua PSTMI Kepri Eddy Hussy yang datang dari Batam. Fengky Fensito yang turut hadir dalam penyerahan bantuan, menyampaikan PSTMI Tanjungpinang-Bintan hadir sebagai bentuk perhatian dan kepedulian antarsesama.

Baca Juga :  Beda Pilihan, Jangan Terpecah Belah

”Inilah filosopi sapu lidi itu, jika bersama-sama memikul beban maka akan terasa lebih ringan,” ungkap anggota DPRD Kota Tanjungpinang tersebut.
Bantuan uang diberikan karena mengetahui bahwa kini bantuan logistik dan sembako sudah cukup. Meskipun ada bingkisan berupa perlengkapan sekolah, handuk, odol gigi, sikat gigi dan beberapa lainnya.

Begitu juga disampaikan Hendra Asman yang datang dari Batam untuk bertemu dengan para korban kebakaran. ”Kami membantu bukan karena mayoritas suku Tionghoa, namun atas dasar kepedulian dan sosial kami memberikan bantuan. Tidak pandang suku, ini Kebhinekaan,” ungkapnya. Penerima bantuan, Melinda mengaku sangat bersykur atas bantuan diberikan. Untuk semantara ia mengaku tinggal di rumah orangtua yang memang tak jauh dari lokasi rumahnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here