Keselamatan Pelayaran Harga Mati

0
42
KAPAL-KAPAL yang melayani antarpulau berlabuh di Pelabuhan SBP Tanjungpinang. f-suhardi/tanjungpinang pos

BATAM – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan, bahwa keselamatan berlayar harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan utama. Karenanya, keselamatan dalam pelayaran menjadi tanggung jawab semua pihak, agar tercipta rasa aman dalam selama berlayar.

”Karena itu, saya minta betul, agar masalah keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama,” kata Nurdin saat membuka Kampanye Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar Batam, Rabu (5/12).

Transportasi laut, kata Nurdin, menjadi moda yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di Kepri. Mengingat luas wilayah Kepri yang 98 persen adalah perairan dan sisanya 2 persen daratan.

Karena itu, kata Nurdin, dengan menjaga keselamatan pelayaran maka akan tercipta rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa transportasi laut.

”Ini yang selalu saya tekankan kepada semua pihak, terutama penyelenggara jasa transportasi laut,” kata Nurdin.

Nurdin juga mengingatkan, perlunya membangun budaya taat dalam berlayar. Budaya ini sangat penting, agar selama di laut, semua bisa terhindar dari bahaya dan musibah yang kapan saja bisa datang.

Karenanya, budaya taat ini harus benar-benar bisa dipatuhi semua pihak. Terlebih operator penyelenggara transportasi laut. Juga untuk selalu tertib dan disiplin terhadap semua hal yang menyangkut aturan berlayar.

”Dengan kata lain, keselamatan adalah harga mati,” tegasnya seraya mengingatkan kepada semua pihak terutama nakhoda dan kru, kalau saat ini sudah memasuki angin musim utara, sehingga semua harus lebih waspada.

Kepala Kantor Sahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam Kapten Barlet Silalahi menjelaskan, kalau kegiatan kampanye keselamatan kali ini juga bagian dari kesiapan menghadapi libur sekolah Natal dan akhir tahun.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan demo tentang penyelamatan musibah kebakaran kapal di tengah laut. Serta bagaimana para penumpang harus bersiap dengan peralatan dan kelengkapan berlayar serta menunggu evakuasi dan bantuan penyelamatan pihak terkait. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here