Ketua DPD RI Dapat Hadiah Tanjak

0
388
SEKDAPROV Kepri TS Arif Fadillah foto bersama usai menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional III Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) di Swiss Bell Hotel, Batam, Selasa (6/3) f-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Ada sesuatu yang istimewa pada malam jamuan makan malam sempena Rakernas Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) di Swiss Bell Hotel, Selasa (6/3) malam.

Menjelang materi malam hari setelah santap makan, Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menghadiahi Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang sebuah tanjak khas Kepri.

Tanjak itu bukan hanya diserahkan begitu saja, tapi dipasangkan langsung oleh Nurdin ke kepala OSO, demikian Oesman Sapta Odang sering disapa. OSO menerima pemasangan itu yang disaksikan seribuan peserta yang hadir malam itu.

Tak hanya anggota DPRD Kota se-Indonesia, hadir juga Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad dan Ketua DPRD Batam Nuryanto.

Pada kesempatan itu, OSO menyampaikan beberapa rencana baru yang akan dilakukan DPD-RI terkait tugas dan kewenangan DPD-RI untuk tujuan mensejahterakan daerah-daerah.

Hal itu diambil atas kesimpulan perjalanannya melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah seluruh Indonesia. ”Jika Indonesia mau makmur, maka makmurkan dulu daerah-daerah. Tujuan untuk memakmurkan daerah inilah DPD-RI harus merevolusi diri. Meningkatkan kewenangannya. Dan kita sudah susun aturannya,” ungkap OSO.

Oesman Sapta Odang yang akrab dipanggil OSO ini mengatakan, salah satu yang akan dilakukan nanti yakni melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pembuatan ranperda dan perda-perda oleh daerah.

Sistem yang akan dibangun di daerah tidak boleh dicampuri oleh pemerintah pusat. Hal itu karena yang tahu daerahnya hanya orang daerah sendiri.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah berharap kepada para peserta Rapat Kerja Nasional III Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia untuk bisa mewujudkan tahun politik yang cerdas edukatif bermartabat kepada masyarakat. Pelajaran demokrasi yang mendidik harus terus diberikan kepada masyarakat.

”Selamat datang ke Batam Kepulauan Riau. Semoga Rakernas ini bisa menghasilkan banyak hal positif untuk bangsa ini,” kata Arif saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional III Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) di Swiss Bell Hotel, Batam, Selasa (6/3).

Rakernas ini dibuka Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soermasono. Soemarsono mengatakan, memasuki tahun politik 2018 ini, sudah saatnya semua pihak menciptakan politik yang edukasi bukan provokasi. Semua harus memberikan pembelajaran demokrasi yang mendidik, bukan provokatif kepada masyarakat.

”Politik edukasi bermakna pembelajaran politik yang baik dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan berdemokrasi. Jangan malah sebaliknya, politik provokasi yang muaranya memecah belah demokrasi menjadi tidak benar,” kata Soemarsono pada acara yang berlangsung hingga 8 Maret ini.

Penggunaan isu sara dalam berpolitik, Dirjen mengingatkan harus dihentikan. Politik identitas yang tidak mendidik juga harus diakhiri. Apalagi terkait menyebarkan informasi hoaks dan menyebarkan ujaran kebencian.

Sumarsono juga mengajak, anggota dewan dengan kemampuan masing-masing bisa memberikan penjelasan akan politik yang baik sebagai pembelajaran. Kalau wakil rakyat dengan kemampuannya sudah bisa memberikan pembelajaran yang benar dalam berdemokrasi, maka dia yakin politik akan makin bagus ke depannya.

Sementara itu Ketua Umum Adeksi Armudji yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya menegaskan, dengan jumlah peserta mencapai 1.000 orang, mereka berkumpul guna merumuskan berbagai program kerja, sebagai mandat perwakilan rakyat demi mengawal pembangunan nasional.

Armudji menambahkan, mereka berkumpul juga dalam rangka mensukseskan tahun politik.

”Kita sebagai anggota dewan menginginkan, kalau politik yang ingin kita bangun adalah politik edukasi bukan politik provokasi. Sehingga tercipta politik yang santun beradab dan beretika,” katanya.

Ketua Panitia yang juga Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto mengucapkan banyak terimaksih karena Kota Batam ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksana kegiatan.

Seluruh anggota dewan kota, berkumpul guna merumuskan berbagai program kerja guna mengawal pembangunan di Indonesia. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here