Ketua Mahasiswa dan NU Ogah Gabung People Power

0
172
Rahmad Hidayat

TOAPAYA – KPU RI dijadwalkan akan menetapkan hasil Pilpres dan Pileg 2019, Rabu (22/5) besok, meski ada wacana bakal terjadi pergerakan massa (people power). Namun, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdul Rahman Kepri, dan Nahdlatul Ulama (NU) Bintan ogah (tidak mau) bergabung dalam aksi people power itu.

Rahmad Hidayat selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN Sultan Abdul Rahman Kepri menyampaikan, Pemilu 2019 di Bintan berjalan lancar, adil, transparan dan demokratis. Kondisi ini perlu dijaga, dan waspadai terhadap pihak-pihak tertentu yang ingin memprovokasi, atau ingin melaksanakan pergerakan dengan kekuatan massa.

”Kami dari mahasiswa STAIN ogah gabung di people power itu. Kita justru mengimbau kepada rekan-rekan mahasiswa dan masyarakat umum, agar menolak ajakan untuk melaksanakan people power,” tegas Rahmad, Senin (20/5) kemarin.

Rahmad berpesan, meski pilihan pada Pemilu 2019 berbeda, mahasiswa harus tetap menjunjung persatuan dan kesatuan, dan mempercayakan kepada lembaga yang menanganinya, yaitu KPU pusat. Apa pun hasilnya.

”Kalau ada satu permasalahan, agar diselesaikan sesuai dengan jalur hukum. Sesuai dengan negara kita, adalah negara hukum,” ujarnya.

Di lain pihak, Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bintan juga mengimbau masyarakat Bintan agar tidak mudah terbujuk rayu, dengan aksi massa atau people power, yang santer diwacanakan sekarang.

Tri Agung Basori Wakil Ketus Nahdlatul Ulama Kabupaten Bintan menyampaikan, masyarakat Bintan hingga saat ini tetap menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Terutama menyikapi hasil Pemilu 2019 di Bintan, maupun tingkat Provinsi Kepri.

”Alhamdulillah, Pemilu 2019 Kabupaten Bintan berjalan lancar, aman, adil, jujur, transparan dan demokratis,” ujar Tri Agung Basori, Senin (20/5).

Menurutnya, hasil Pemilu yang demokratis itu, perlu dijaga bersama. Meski saat ini sedang santer diwacanakan people power, NU mengajak semua elemen agar tidak terbujuk rayu maupun terprovokasi.

”Saya dari NU Bintan mengimbau kepada masyarakat Bintan untuk tidak terprovokasi dari ajakan untuk pengerahan massa ataupun people power itu,” harap Tri Agung Basori.

”Di Bintan, kita bersyukur belum ada tanda-tanda yang terprovokasi dengan people power itu. Mari kita jaga kesatuan dalam Ramadan ini,” sambungnya. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here