Kios di Row Jalan Dibongkar Satpol PP

0
614
Tim terpadu merobohkan bangunan ilegal di daerah Jodoh Selasa (30/1)F-ISTIMEWA

BATAM – Langkah tegas kembali dilakukan tim terpadu Kota Batam, terhadap bangunan-bangunan ilegal di row jalan. Kali ini, pembongkaran dilakukan terhadap kios-kios yang berdiri di row jalan, pinggir jalan kawasan Terminal Jodoh. Protes warga terhadap kegiatan penertiban dan pembongkaran, tidak menghambat langkah tim terpadu.

Pada pembongkaran yang berlangsung, Selasa (30/1), semua kios yang berdiri di row jalan, dibongkar dengan menggunakan alat berat. Namun, tim terpadu tidak serta merobohkan bangunan ilegal. Mereka terlebih dulu membantu mengeluarkan barang-barang warga dari dalam kios.

”Tunggu dua hari dulu pak. Nanti saya bongkar sendiri. Saya mau ambil atapnya dulu,” pinta seorang pedagang.

Baca Juga :  PGN dan Krakatau Steel MoU Kembangkan Energi

Terkait penertiban itu, Kabid Trantibum Satpol PP Batam, Imam mengungkapkan jika warga sudah mendapat peringatan. Penertiban diingatkan dalam upaya penataan wilayah itu yang masuk dalam wilayah parawisata.

“Tidak ada ganti rugi. Tapi kita bantu warga memindahkan barang dari kios,” kata Imam.

Seminggu sebelumnya, tim terpadu melakukan penertiban bangunan di row jalan Batam Centre dan Sei Panas. Bangunan-bangunan yang berdiri di row jalan, termaksud kantorOxley Convention City, dibongkar. Sebelum dibongkar, aparat kepolisian, TNI, Ditpam dan Satpol PP itu membantu mengeluarkan barang-barang dari gedung yang letaknya disamping Edukits itu.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, penertiban diareal row jalan itu, Amsakar mengaku tidak ada ganti rugi. Dimana dirow jalan itu ada berdiri cafe juga hingga toko bunga. ”Tidak ada ganti rugi,” tegas Amsakar.

Baca Juga :  Mal Pelayanan Diurus Lembaga Khusus

Dalam waktu dekat, Pemko Batam juga akan melakukan penertiban di Bengkong dan Sei Panas. Dimana, langkah itu dimaksud untuk mengurai macet. Semua bangunan dipinggir jalan, yang masuk ?dalam row jalan, akan dibongkar. Rencana pembongkaran bangunan itu sudah disosialisasikan kepada warga pemilik bangunan. Pembongkaran juga ditegaskan tanpa ganti rugi.

”Kita sudah sosialisasikan kebijakan. Kita minta untuk membongkar bangunan di dua kelurahan di Bengkong. Dimana, tahun ini ada 10 ruas jalan yang ditata tahun 2018 dan akan ada dampak pelebaran jalan,” tegasnya.

Baca Juga :  Defisit, Pemko Diminta Cari Objek Pajak Baru

Amsakar mengakui, pihaknya sudah meminta warga untuk mulai melakukan pembongkaran bangunan diruas jalan. Pembongkaran sendiri terhadap bangunan diimbau dilakukan warga tanpa menunggu tim terpadu melakukan pembongkaran. Dengan demikian, di ruas jalan yang akan dilebarkan, diingatkan tidak bisa jualan. Sehingga jalanan di wilayah itu tidak macet dan berdampak pada masyarakat pengguna jalan.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here