Kios Liar Mulai Menjamur, Satpol PP Diam

0
506
SATPOL PP saat menertibkan bangunan liar di dekat jembatan Batu Lima di belakang Polres Tanjungpinang tahun lalu.f-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kios liar mulai tumbuh subur di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Namun, keberadaan kios liar yang menganggu keindahan kota, dibiarkan begitu saja oleh Satpol PP Kota Tanjungpinang sebagai penegak Perda ketertiban.

Bangunan liar ini terlihat di pinggir Jalan DI Panjaitan, Km X, IX hingga Km 8 Atas Tanjungpinang hingga ke arah kantor Gubernur Kepri Dompak.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tanjungpinang, Efendy mengatakan, ia akan menertibkan kios liar, apa bila mengganggu akses aktifitas jalan umum. Atau membangun kios di atas mangrove, hingga berjualan di atas fasilitas umum. Drainase salah satu fasilitas umum yang akan dimanfaatkan pedagang kaki lima untuk mendirikan kiosnya.

Baca Juga :  Orang Asing Mulai Diawasi

”Kalau pedagang tidak berjualan di pinggir jalan saya tidak tindak,” kata Efendy kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (9/1).

Kata dia, pihaknya hanya memberikan toleransi kepada pedagang kaki lima mendirikan kios hingga berjualan di pinggir jalan. Alasannya, membantu perekonomian masyarakat dari berjualan di pinggir jalan.

Sambung dia, kondisi ekonomi mengganggu fasilitas umum saja. Kalau mengganggu, baru kita tindak tegas,” ucap dia.

Meskipun seperti itu, ia mengklaim, bahwa Satpol PP Kota Tanjungpinang terus mengawasi pembangunan kios liar di Tanjungpinang. Apa bila kedapatan, pihaknya tidak segan-segan untuk menindak secara aturan berlaku.

Baca Juga :  Yuk, Meriahkan FBK!

“Saya bergabung di Satpol PP, baru dua bangunan liar. Dua bangunan itu berdiri diatas lahan mangrove. Ada di daerah dekat Jembatan Sungai Jang dan Ramayana,” sebut dia. (dri) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here